PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui Srikandi PLN berkomitmen memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kota Pangkalpinang. Kolaborasi ini mendapat apresiasi dari Pemkot karena dinilai memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting di daerah tersebut.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Penyerahan 100 paket bantuan nutrisi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting bagi keluarga berisiko pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Kegiatan dilaksanakan oleh Mitra Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung, Senin (17/11).
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutirsna menyatakan bahwa langkah rutin yang dilakukan Srikandi PLN telah membantu pemerintah dalam mengentaskan stunting. Ia menjelaskan bahwa Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) merupakan inisiatif BKKBN yang mengajak masyarakat untuk berperan sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil dan anak-anak. Program ini memberikan dukungan berupa bantuan nutrisi, edukasi kesehatan, hingga bantuan non-nutrisi seperti perbaikan jamban dan penyediaan akses air bersih.
“Kegiatan ini sangat penting sekali agar ke depannya tidak ada lagi anak-anak yang berisiko stunting, agar anak-anak Bangka Belitung khususnya Kota Pangkalpinang menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas,” harapnya.
Dessy menambahkan, Pemkot Pangkalpinang menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT PLN. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta merupakan bentuk nyata gotong royong dalam menekan angka stunting. Ia mengungkapkan bahwa pada 2024 masih terdapat sekitar 12 persen lebih anak yang berisiko stunting, dan pihaknya menargetkan angka tersebut dapat terus turun hingga mencapai nol.
“Kalau sekarang pada tahun 2024 ada sekitar 12 sekian persen anak yang masih berisiko stunting, ini kita harapkan bersama agar tahun-tahun ke depan angka stunting ini bisa turun bahkan kalau bisa jadi zero anak berisiko stunting,” tegasnya.
Ke depan, Pemkot Pangkalpinang akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, baik sektor swasta maupun organisasi perangkat daerah (OPD), agar upaya pencegahan dan penanganan stunting berjalan lebih optimal.
“Kami juga sangat berharap doa dan dukungan penuh dari masyarakat Kota Pangkalpinang agar apa yang telah direncanakan pemerintah dapat sepenuhnya terealisasi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (*/red)













