PANGKALPINANG, DAN – Rasa bahagia terpancar dari para pengurus Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) saat melaksanakan panen perdana program Digital Farming PKK Cikar, Jumat pagi (14/11/2025). Panen yang berlangsung di halaman kediaman dinas Gubernur Babel itu tidak hanya menghasilkan sayuran melimpah, tetapi juga langsung disalurkan kepada dua panti sosial di Pangkalpinang.
Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, turut hadir dan memetik langsung hasil panen tersebut. Ia tampak bersemangat saat menyusuri bedengan sayuran yang telah dirawat sejak beberapa bulan terakhir oleh tim PKK.
Hasil panen kemudian dibagikan kepada Panti Sosial Bina Serumpun dan Panti Asuhan RUTH, setelah sebelumnya juga dijual dengan harga terjangkau kepada pegawai serta masyarakat sekitar. Pembagian ke panti dipimpin langsung oleh Noni yang sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis.
“Alhamdulillah, panen ini dari apa yang kita giatkan dan kita rawat akhirnya membuahkan hasil. Semoga barokah dan dapat dinikmati bersama,” ujar Noni Hidayat Arsani.
Noni menjelaskan bahwa Digital Farming PKK Cikar merupakan kebun hortikultura berbasis teknologi, bantuan dari Bank Indonesia Babel. Sistem digital tersebut memudahkan proses perawatan dan pemantauan pertumbuhan tanaman sehingga risiko gagal panen dapat diminimalkan.
“Kebun PKK Cikar ini merupakan pilot project pemanfaatan pekarangan rumah melalui penanaman hortikultura seperti sayur-sayuran, cabai, hingga tanaman obat keluarga. Kebun ini merupakan hasil kolaborasi antara TP PKK, Bank Indonesia, dan Dinas Pertanian. Ini merupakan satu langkah kecil yang kita mulai dari pekarangan rumah dinas untuk manfaat yang besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Usai panen, Noni juga meninjau fasilitas di kedua panti sosial tersebut. Ia menyapa para penghuni dan berdialog dengan pengelola panti untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal. (*/red)













