PANGKALPINANG, DAN – Investor asing kian melirik potensi ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Sejak dilantik oleh Presiden Prabowo pada 17 April 2025 lalu, Gubernur Hidayat Arsani terus menarik perhatian investor untuk menanamkan modal di berbagai sektor strategis. Terbaru, Pemprov Babel menyambut baik rencana investasi dari perusahaan asal Hongkong dan Singapura.
Pertemuan antara Gubernur Hidayat Arsani dan calon investor dari kedua negara tersebut berlangsung di ruang kerja Gubernur, Kantor Gubernur Babel, Senin (20/10/2025). Dalam pertemuan itu, perusahaan Wellrich International Holdings Limited asal Hongkong menyampaikan minatnya untuk berinvestasi di sektor perikanan, perkebunan, pertambangan, dan properti.
Perusahaan tersebut berencana menciptakan lapangan kerja baru sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Babel. Gubernur Hidayat Arsani menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi masuknya investasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Tugas saya sebagai pimpinan daerah bersama wali kota dan bupati yang ada di Bangka Belitung, akan terus mencari cara untuk menciptakan peluang bagi masyarakat agar ekonomi bisa tumbuh dan berjalan dengan semestinya,” ungkapnya.
Gubernur juga menyebut, langkah nyata dari perusahaan asal Hongkong tersebut akan dimulai dengan pengiriman tim khusus untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempersiapkan proyek investasi.
Sementara itu, perwakilan investor Mr. Tu menyampaikan harapannya agar rencana investasi ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Bangka Belitung.
“Ke depan, melalui teknologi dan SDM yang memiliki skill pada sektor-sektor tersebut, dapat memajukan ekonomi masyarakat Bangka Belitung,” kata Mr. Tu.
Usai pertemuan, Gubernur Hidayat didampingi Pj. Sekda Babel Fery Afriyanto, Asisten Setda Tarmin, Kepala Bakuda sekaligus Plt. Kepala Dinas Kominfo Babel, serta Plt. Kepala Biro Umum memaparkan potensi wisata Pantai Pasir Padi di Pangkalpinang kepada calon investor. Presentasi tersebut dilakukan melalui video singkat di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur, sebelum rombongan melanjutkan peninjauan langsung ke lokasi. (*/red)













