PANGKALPINANG, DAN – Sebanyak 17 pemuda yang tergabung dalam lima geng motor di Kota Pangkalpinang secara resmi menyatakan pembubaran kelompoknya dalam Apel Deklarasi Pembubaran Geng Motor yang digelar oleh Polresta Pangkalpinang di Lapangan Apel Mapolresta, Jumat (1/8/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama Polresta, para kapolsek, perwakilan pelajar SMP, serta guru-guru dari sejumlah sekolah di Kota Pangkalpinang yang selama ini turut menyuarakan penolakan terhadap aksi geng motor.
Dalam apel tersebut, 17 pemuda mewakili lima geng motor, yaitu Dominal 24 Top, Bulldos, Pojok Mistery, Kami Anak Lapangan, dan Pitbull. Mereka membacakan deklarasi pembubaran, menandatangani perjanjian komitmen, serta turut menyaksikan pemusnahan simbol dan atribut kelompok mereka sebagai bentuk keseriusan untuk tidak kembali terlibat dalam aktivitas geng motor.
“Deklarasi ini bukan sekadar formalitas atau main-main. Ini adalah bentuk kesungguhan kita bersama untuk berubah ke arah yang lebih baik,” tegas Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners dalam amanatnya.
Kapolresta menekankan bahwa keterlibatan dalam geng motor bukanlah jalan menuju pencarian jati diri, melainkan justru menjadi awal dari kehancuran masa depan. Menurutnya, kenakalan remaja bukanlah ukuran kehebatan, tetapi hanya akan menyeret generasi muda ke arah yang salah.
“Jika sejak SMP sudah terlibat dalam hal-hal negatif seperti geng motor, maka besar kemungkinan saat SMA, kuliah, bahkan di masa kerja nanti, kalian juga akan terus terbawa ke arah negatif. Maka dari itu, hentikan sekarang sebelum terlambat,” ujarnya memberi peringatan.
Kapolresta juga menegaskan bahwa Polresta tidak akan memberi toleransi apabila di kemudian hari terbukti masih ada aktivitas geng motor yang muncul kembali.
Apel ditutup dengan pemusnahan simbol-simbol geng motor oleh para pemuda yang hadir, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif untuk menutup lembaran lama dan memulai perubahan menuju kehidupan yang lebih positif. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai pada pukul 08.45 WIB. (*/red)














