CHANGZHOU, DAN – Ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara di turnamen bulutangkis China Open 2025. Dalam partai final yang berlangsung di Changzhou, pasangan ini tampil dominan dan sukses menumbangkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor meyakinkan 21-15, 21-14.
Kemenangan ini terasa istimewa bagi Fajar/Fikri setelah sebelumnya gagal mencapai target di turnamen Jepang pekan lalu. Fajar Alfian mengungkapkan rasa syukur dan haru atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah sangat bersyukur bisa menyelesaikan dua turnamen ini dengan hasil yang lumayan baik. Sebenarnya kami juga punya ekspektasi di Jepang minggu lalu, tapi Tuhan punya rencana lebih baik dengan juara di sini,” ujar Fajar usai pertandingan.
Lebih lanjut, Fajar menyampaikan bahwa gelar ini dipersembahkan untuk Indonesia, PBSI, tim pelatih, serta seluruh pendukung yang terus memberikan semangat. Ia juga secara khusus mempersembahkan kemenangan ini untuk mendiang legenda bulutangkis asal Bandung, Kang Iie Sumirat, yang baru saja berpulang minggu ini.
Soal strategi, Fajar menyebut bahwa mereka tidak banyak mengubah pola permainan sejak babak pertama. Bermain taktis dan menguasai permainan depan menjadi kunci sukses di tengah kondisi lapangan yang berangin dan shuttlecock yang melaju cepat.
Senada dengan Fajar, Muhammad Shohibul Fikri menyampaikan bahwa keyakinan diri dan komunikasi yang solid menjadi faktor penting dalam meraih kemenangan.
“Kunci kemenangan kami pastinya keyakinan atas kemampuan diri sendiri, komunikasi dengan a Fajar dan pelatih yang baik. Saya tidak menyangka bisa juara, tidak tahu mau bicara apa,” ungkap Fikri dengan penuh haru. (*/pbsi.id)













