BATAM, DAN – Suasana serius tampak menyelimuti aula Asialink Easy by Prasanthi, Batam, Sabtu (10/5/2025). Sebanyak 63 pelajar dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti tahapan seleksi lanjutan Program Kelas Beasiswa PT Timah yang akan membawa mereka menuju SMAN 1 Pemali, Bangka Belitung (Babel), sekolah unggulan dengan sistem asrama yang dikenal sebagai Pemali Boarding School.
Seleksi tahap kedua ini meliputi Tes Potensi Akademik, Psikotes, Wawancara, Psikologi Klinis, dan Validasi Dokumen. Pelaksanaan seleksi berlangsung selama enam hari, mulai 10 hingga 15 Mei 2025. Para peserta merupakan bagian dari 248 pelajar yang mendaftarkan diri untuk Tahun Ajaran 2025/2026, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 211 pendaftar.
Salah satu peserta, Rizki Rahmadi, pelajar asal Riau, mengungkapkan bahwa dirinya sudah melakukan persiapan panjang sebelum mengikuti seleksi ini.
“Alhamdulillah bisa ikut tes ini, senang juga tapi cukup menantang. Semua berjalan lancar karena saya sudah mempersiapkan diri, mulai dari mental, kesehatan, hingga belajar,” ungkapnya.
Rizki berharap dapat lolos seleksi dan menjadi bagian dari Pemali Boarding School. Bagi dirinya, program ini bukan sekadar beasiswa, tetapi kesempatan besar untuk meringankan beban orang tua dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Kalau lolos, saya akan serius belajar, ini kesempatan emas. Saya ingin membahagiakan orang tua dan menjadikan ini jalan menuju kesuksesan,” tambahnya.
Harapan serupa juga datang dari Aufal, siswa MTsN 1 Meranti, Kepulauan Meranti. Ia mengaku terinspirasi oleh reputasi SMAN 1 Pemali yang dikenal berfokus pada prestasi, karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Saya ingin belajar dan berkembang di lingkungan yang positif. Dengan dukungan yang ada di sana, saya yakin bisa menggali potensi saya lebih dalam,” ujarnya.
Dukungan penuh juga datang dari para orang tua. Veronika, salah satu wali peserta seleksi, menyampaikan apresiasinya terhadap PT Timah yang telah memfasilitasi seluruh proses seleksi, mulai dari penginapan hingga pelaksanaan tes.
“Kami bersyukur dan merasa sangat terbantu. Semoga anak kami lolos dan program seperti ini bisa terus berjalan, karena sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak kami,” ucapnya.
Program Pemali Boarding School merupakan wujud nyata komitmen PT Timah Tbk dalam mendukung pendidikan inklusif dan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah. Seleksi dilakukan secara ketat melalui dua tahap, yakni verifikasi administrasi dan survei langsung ke rumah peserta, guna memastikan kelayakan baik secara akademik maupun ekonomi.
Kepedulian PT Timah terhadap akses pendidikan yang merata tak hanya sekadar program CSR, melainkan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter. (*/timah.com)













