BANGKA, DAN –
Hari Senin (14/04/25) jadi momen spesial bagi Universitas Bangka Belitung (UBB). Di usia ke-19 tahun, kampus ini tak hanya merayakan Dies Natalis, tapi juga meresmikan Gedung Perkuliahan dan Laboratorium Terpadu Kesehatan yang baru, berlokasi di Balai Betason Kampus (BBK), Balun Ijuk, Merawang, Kabupaten Bangka.
Mengusung tema “Bergerak Ekspansif, Tumbuh Impresif”, perayaan ini jadi refleksi semangat UBB untuk terus memperluas jangkauan dan memperkuat kualitas.
Gedung baru yang dibangun lewat dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) ini diresmikan langsung oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbudristek, I Ketut Adnyana. Hadir pula jajaran Forkopimda, kepala instansi, kepala sekolah dan desa sekitar, serta civitas akademika UBB.

Rektor UBB, Prof. Ibrahim, M.Si., menyampaikan bahwa “bergerak ekspansif” mencerminkan upaya UBB memperluas akses pendidikan dan layanan, sementara “tumbuh impresif” merujuk pada pencapaian kampus yang makin diakui baik secara akademik maupun prestasi mahasiswa-dosen.
“Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, tapi juga simbol komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset, apalagi mendukung prodi kedokteran yang baru dibuka sejak 2023,” jelasnya.
Sejak berubah menjadi PTN tahun 2010, UBB terus berkembang. Kini, lebih dari 30 prodi tersedia dan UBB terus berupaya agar bisa bersaing secara nasional.

Dalam orasi ilmiahnya, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbudristek, I Ketut Adnyana menyampaikan tantangan besar yang dihadapi Bangka Belitung: mulai dari kerusakan lingkungan akibat tambang, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi. Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang adaptif dan solutif.
“UBB harus jadi kekuatan strategis, tidak hanya untuk pembangunan lokal, tapi juga nasional,” tegasnya.

Sebagai penutup rangkaian acara, digelar juga tradisi “ngangung” – tradisi makan bersama yang jadi bagian dari kekayaan budaya Bangka Belitung. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa, menandai harapan baru bagi masa depan UBB.
Gedung baru ini jadi langkah nyata bahwa UBB bukan hanya tempat kuliah, tapi juga pusat riset dan solusi untuk tantangan zaman. Semangat 19 tahun, semangat tumbuh dan berdampak lebih luas. (ril)













