MANCHESTER, DAN – Manchester United mencatatkan kemenangan dramatis saat menjamu AS Roma dalam lanjutan kompetisi UEFA Champions League 2026/2027. Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama, Setan Merah berhasil membalikkan keadaan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2 di Stadion Old Trafford, Selasa (3/11/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. AS Roma justru tampil mengejutkan sejak awal pertandingan dengan mengambil keunggulan dua gol hanya dalam 17 menit pertama.
Matías Soulé membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-11. Memanfaatkan umpan Rodrigo Mora, Soulé berhasil menaklukkan penjaga gawang Manchester United, Senne Lammens.
Enam menit berselang, Roma kembali memperbesar keunggulan melalui Donyell Malen. Penyerang tersebut sukses mengeksekusi tendangan penalti setelah Ayden Heaven melakukan pelanggaran handball di kotak terlarang.
Tertinggal 0-2 membuat Manchester United berada dalam tekanan. Sejumlah upaya yang dibangun Bruno Fernandes dan rekan-rekannya belum mampu menghasilkan gol hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Manchester United mulai menunjukkan perubahan permainan. Tekanan demi tekanan dilancarkan untuk mengejar ketertinggalan.
Peluang memperkecil skor datang pada menit ke-58 melalui titik putih. Bruno Fernandes yang menjadi eksekutor sempat gagal pada kesempatan pertama, tetapi wasit memerintahkan pengulangan penalti akibat pelanggaran pemain Roma yang memasuki area terlalu cepat.
Pada kesempatan kedua, Fernandes tidak menyia-nyiakan peluang dan sukses mengubah skor menjadi 1-2.
Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri tuan rumah. Dukungan suporter di Old Trafford semakin meningkatkan intensitas serangan Manchester United.
Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-83. Matheus Cunha memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Roma untuk mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.
Hanya berselang tiga menit, Cunha kembali menjadi pahlawan. Memanfaatkan umpan Shea Lacey, pemain asal Brasil itu melepaskan penyelesaian akurat yang membawa Manchester United berbalik unggul 3-2.
Namun, kemenangan tersebut harus ditutup dengan insiden kartu merah. Cunha menerima kartu kuning kedua pada masa tambahan waktu akibat pelanggaran terhadap pemain Roma. Manchester United pun harus menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain.
AS Roma berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada menit-menit akhir, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Manchester United sekaligus menunjukkan semangat juang tim yang mampu bangkit dalam situasi sulit. Sebaliknya, Roma harus pulang dengan kekecewaan setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol yang sempat mereka bangun pada babak pertama.
Matheus Cunha menjadi sosok paling menentukan dalam pertandingan ini. Dua golnya bukan hanya memastikan kemenangan, tetapi juga mengubah jalannya pertandingan yang sempat berada dalam kendali AS Roma. (*/uefa.com)














