PANGKALPINANG, DAN – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menyampaikan, pemerintah akan memperluas program revitalisasi satuan pendidikan pada tahun 2026 menjadi sekitar 71.744 sekolah di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan saat meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 sekaligus penyerahan program revitalisasi Tahun 2026 untuk Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah di SMP Negeri 9 Pangkalpinang, Kamis (2/7/2026).
Menurut Abdul Mu’ti, semula pemerintah menargetkan revitalisasi terhadap 11.744 satuan pendidikan. Namun, pemerintah akan menambah sekitar 60 ribu sekolah penerima bantuan sehingga total mencapai sekitar 71.744 satuan pendidikan.
“Program revitalisasi ini merupakan komitmen Bapak Presiden dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua serta menghadirkan sekolah yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Mu’ti menegaskan, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran, tetapi juga didukung sarana dan prasarana yang memadai. Untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sementara ini telah dialokasikan revitalisasi bagi 58 satuan pendidikan dengan nilai bantuan sekitar Rp50,45 miliar. Namun jumlah tersebut masih berpeluang bertambah karena pemerintah masih melakukan proses verifikasi dan validasi calon penerima bantuan tahun 2026.
“Kami masih melakukan verifikasi dan validasi. Insya Allah setelah ada tambahan anggaran, jumlah sekolah penerima bantuan juga dapat meningkat,” katanya. (tim)














