Bisnis & PariwisataPangkalpinang

HUB UMK PLN UIW Babel Bekali UMKM Menuju Go Ekspor Lewat Sarasehan Bersama Bea Cukai

×

HUB UMK PLN UIW Babel Bekali UMKM Menuju Go Ekspor Lewat Sarasehan Bersama Bea Cukai

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – HUB UMK PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (UIW Babel) membekali pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan pengetahuan dan strategi menembus pasar internasional melalui Sarasehan Menuju Go Ekspor” yang menghadirkan narasumber dari Bea Cukai Pangkalpinang. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid di HUB UMK PLN UIW Babel dan diikuti peserta secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting.

General Manager PLN UIW Babel, Ira Savitri mengatakan, penguatan kapasitas UMKM merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui program pemberdayaan masyarakat.

“PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik yang andal, tetapi juga terus menghadirkan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan daya saing UMKM. Melalui HUB UMK PLN, kami ingin membuka akses pengetahuan, jejaring, dan peluang agar pelaku usaha lokal Bangka Belitung mampu berkembang hingga menembus pasar global,” ujarnya.

Manager HUB UMK Babel, Rizkan Famulakhih menjelaskan, sarasehan tersebut merupakan salah satu program peningkatan kapasitas UMKM agar lebih siap menghadapi pasar internasional. Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang telah memiliki produk berkualitas, namun memerlukan pemahaman mengenai prosedur ekspor, regulasi, serta strategi memasuki pasar global.

“Dengan menghadirkan narasumber dari Bea Cukai, kami berharap peserta memperoleh informasi yang praktis dan aplikatif sehingga memiliki kesiapan untuk mulai mengekspor produknya,” katanya.

Dalam sesi materi, Pejabat Fungsional Pemeriksa Bea Cukai Pangkalpinang, Agung Hermawan memaparkan peran Bea Cukai dalam mendukung ekspor nasional, tahapan administrasi ekspor, dokumen yang diperlukan, hingga berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Dia menegaskan peluang UMKM untuk menembus pasar internasional semakin terbuka selama mampu memenuhi standar kualitas produk dan memahami tata laksana ekspor.

“Ekspor bukan hanya untuk perusahaan besar. UMKM juga memiliki kesempatan yang sama untuk memasuki pasar internasional. Yang terpenting adalah memahami regulasi, melengkapi persyaratan, menjaga kualitas produk, dan terus meningkatkan daya saing. Bea Cukai siap menjadi mitra UMKM dalam memberikan pendampingan serta informasi terkait proses ekspor,” jelasnya.

Salah satu peserta, Nur Rizkiana, Owner Keritcu Super Sindi, mengaku, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai tahapan ekspor serta berbagai persiapan yang harus dilakukan sebelum memasuki pasar luar negeri.

“Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM untuk lebih memahami proses ekspor secara menyeluruh. Semoga semakin banyak UMKM yang termotivasi membawa produk lokal Bangka Belitung ke pasar global,” ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti diskusi secara aktif dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar legalitas usaha, mekanisme pengiriman barang ke luar negeri, hingga strategi mencari pasar ekspor.

Melalui kegiatan ini, PLN UIW Babel berharap semakin banyak UMKM binaan yang mampu memperluas pasar hingga tingkat internasional. Sinergi antara PLN, Bea Cukai, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM sehingga produk unggulan Bangka Belitung semakin dikenal di pasar global. (*/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *