Bisnis & PariwisataPangkalpinang

Pemegang Saham Sepakat Tak Tambah Modal BPRS pada 2026, Wali Kota: Kondisi Bank Sudah Sehat

×

Pemegang Saham Sepakat Tak Tambah Modal BPRS pada 2026, Wali Kota: Kondisi Bank Sudah Sehat

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN –  Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama para pemegang saham lainnya memutuskan belum akan melakukan penambahan modal kepada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) pada tahun 2026. Keputusan tersebut diambil setelah melihat kondisi permodalan dan kinerja bank yang dinilai telah membaik dan mampu mendukung operasional perusahaan.

Keputusan itu disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin, usai mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BPRS, Senin (15/6/2026). Menurutnya, para pemegang saham telah menerima laporan keuangan dan laporan kinerja perusahaan untuk tahun buku 2025 yang menunjukkan hasil positif.

“Kami sudah mendapatkan laporan keuangan maupun laporan kinerja dari BPRS. Secara keseluruhan laporannya baik,” katanya.

Prof. Saparudin menjelaskan, berdasarkan hasil audit akuntan publik, BPRS berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Selain itu, kondisi bank juga telah dinyatakan sehat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Secara kinerja BPRS ini sudah jauh lebih baik dan kondisinya sudah dinyatakan sehat oleh OJK,” ujarnya.

Wali Kota mengatakan, penambahan modal sebenarnya dapat menjadi salah satu langkah untuk mempercepat ekspansi dan pengembangan usaha. Namun, berdasarkan hasil pembahasan dalam RUPS, kebutuhan tersebut belum menjadi prioritas pada tahun mendatang.

“Memang jika ingin lebih ditingkatkan bisa saja dilakukan penambahan modal. Tetapi untuk tahun 2026 ini para pemegang saham belum akan menambah modal,” katanya.

Menurut Prof. Udin, kondisi permodalan BPRS saat ini masih mencukupi untuk mendukung kegiatan operasional sekaligus pengembangan bisnis perusahaan. Dengan kemampuan tersebut, bank dinilai dapat menjalankan usahanya secara optimal tanpa tambahan penyertaan modal.

“Dengan melihat kecukupan untuk menjalankan bisnisnya, BPRS ini sudah dapat menjalankan usahanya dengan baik,” ujarnya.

Meski belum ada rencana penambahan modal, Pemerintah Kota Pangkalpinang sebagai pemegang saham pengendali akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja BPRS. Langkah itu dilakukan agar tren positif yang telah dicapai dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Kita akan terus memonitor kinerja bank ini. Tahun ini sudah mulai bagus dan kita harapkan tahun depan lebih baik lagi,” tutupnya. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *