PANGKALPINANG, DAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, menegaskan bahwa kepastian hukum di bidang pertanahan menjadi fondasi utama untuk mendorong investasi dan mempercepat pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pisah Sambut Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Soll Marina Hotel, Rabu (10/6/2026).
Tongkat estafet kepemimpinan BPN Babel resmi beralih dari Dr. Drs. Hiskia Simarmata, M.Si., M.Kn., kepada Ariodilah Virgantara, S.T., M.T. Dalam kesempatan itu, Hidayat Arsani yang hadir didampingi Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPN dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif.
Menurut Hidayat Arsani, persoalan pertanahan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, kolaborasi yang kuat antara Pemprov Babel dan BPN harus terus diperkuat agar berbagai program pembangunan berjalan tanpa hambatan.
“Kepastian hukum atas tanah adalah fondasi utama kita. Tanpa itu, pembangunan infrastruktur akan terhambat dan investasi sulit masuk. Sinergi Pemprov Babel dan BPN harus terus diperkuat,” ujarnya.
Selain mendorong percepatan pelayanan pertanahan, Gubernur juga mengajak jajaran BPN di bawah kepemimpinan baru untuk terus melakukan reformasi birokrasi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia berharap pelayanan pertanahan semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan.
“Saya mengajak seluruh jajaran BPN di bawah kepemimpinan baru untuk terus bersinergi. Hadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkeadilan,” lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Hidayat Arsani turut menyampaikan apresiasi kepada Hiskia Simarmata atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin BPN Babel. Ia menilai berbagai upaya penyelesaian konflik agraria dan penataan aset daerah yang dilakukan Hiskia telah memberikan dampak positif bagi daerah.
Suasana haru mewarnai acara perpisahan ketika Hiskia Simarmata mengungkapkan kesan mendalam selama bertugas di Negeri Serumpun Sebalai. Ia mengaku merasakan ikatan persaudaraan yang sangat kuat selama satu setengah tahun mengabdi di Bangka Belitung.
“Selama saya mengabdi satu setengah tahun di sini, saya merasakan persaudaraan paling tinggi baru saya dapatkan di Bangka Belitung,” ungkapnya.
Sementara itu, Kakanwil BPN Babel yang baru, Ariodilah Virgantara, menyatakan kesiapannya untuk membangun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berbekal pengalaman selama 28 tahun di lingkungan ATR/BPN, ia menyebut penugasan di Babel sebagai amanah besar sekaligus pengalaman pertamanya bertugas di provinsi tersebut.
Ariodilah menegaskan bahwa keberhasilan penyelesaian berbagai persoalan pertanahan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Dalam waktu dekat, ia akan melakukan koordinasi intensif dengan Gubernur Babel untuk menyelaraskan program kerja dengan arahan Kementerian ATR/BPN.
“Ini amanah yang besar agar persoalan di Babel ditangani dengan baik. Keberhasilan tidak lepas dari sinergi. Saya akan segera berkoordinasi erat dengan Bapak Gubernur untuk menyelaraskan arahan dari Wakil Menteri ATR/BPN,” katanya.
Menutup sambutannya, Hidayat Arsani optimistis kolaborasi antara Pemprov Babel dan BPN akan mempercepat pelaksanaan Program Strategis Nasional, termasuk reforma agraria dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan seluruh instansi dan lembaga demi mewujudkan Bangka Belitung yang semakin maju.
Acara diakhiri dengan sesi foto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta penyerahan cendera mata dari Gubernur Hidayat Arsani dan Ketua TP PKK Babel kepada Hiskia Simarmata beserta istri.














