BANGKA, DAN – Semangat kebangsaan dan penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi fokus utama dalam Seminar Kebangsaan dan Kuliah Umum yang menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., di Universitas Bangka Belitung (UBB), Minggu (24/5/2026). Dalam seminar bertema “Reformasi Pendidikan dan Kesadaran Hukum sebagai Pondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia” tersebut, Otto Hasibuan menekankan pentingnya mahasiswa aktif berorganisasi sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kehidupan sosial. Menurutnya, pengalaman organisasi mampu membentuk karakter, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, serta melatih mahasiswa menghadapi dinamika kehidupan.
“Mahasiswa jangan hanya mengejar nilai akademik semata. Dunia kerja dan kehidupan sosial membutuhkan kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan kemampuan membangun relasi,” ujarnya di hadapan ratusan mahasiswa dan sivitas akademika UBB.
Otto menilai keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga kecakapan sosial dan mental dalam menghadapi tantangan zaman. Karena itu, mahasiswa didorong memanfaatkan masa kuliah sebagai ruang pengembangan diri secara menyeluruh.
Selain menyoroti pentingnya organisasi kemahasiswaan, Otto juga mengingatkan pentingnya kesadaran hukum di tengah perkembangan sosial dan teknologi yang semakin cepat. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga nilai kebangsaan, demokrasi, dan supremasi hukum di Indonesia.
Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis UBB dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta unsur pemerintah pusat. Hadir di antaranya Staf Khusus Menko Bidang Politik dan Kemasyarakatan Kumham Randy Bagasyudha, S.Psi., M.I.P., Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Dr. Agus Suryadi, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kasbirin, serta jajaran pimpinan instansi vertikal dan universitas.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UBB, Randi menyampaikan bahwa kehadiran tokoh nasional di lingkungan kampus menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kepedulian terhadap persoalan daerah. Ia menyinggung potensi sumber daya alam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang melimpah, namun dinilai belum sepenuhnya berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang membawa perubahan melalui pendidikan dan penguatan kapasitas diri.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Prof. Dr. Devi Valeriani, M.Si. mengatakan, seminar kebangsaan menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari narasumber yang memiliki pengalaman di tingkat nasional. Menurutnya, keberadaan UBB memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia pun meminta mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu dan pengalaman dari narasumber.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang memanfaatkan sesi dialog untuk membahas isu pendidikan, hukum, dan tantangan generasi muda di era digital. Melalui seminar tersebut, UBB kembali menegaskan perannya sebagai ruang akademik yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda. (*/ubb.ac.id)














