BANGKA, DAN – Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) menyalurkan Beasiswa Kelapa 2026 kepada 100 mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis Universitas Bangka Belitung (UBB). Program tersebut menjadi bagian dari komitmen JHL Foundation untuk mencetak 1.000 sarjana pertanian dan peternakan unggul di Indonesia sekaligus mendorong regenerasi sumber daya manusia di sektor pertanian.
Penyerahan beasiswa berlangsung di Gedung Balai Betason, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UBB, Desa Balun Ijuk, Kabupaten Bangka, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani dan dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta penyerahan Bantuan Beasiswa Kerja Sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel Tahap I Tahun Anggaran 2026.
Beasiswa Kelapa 2026 diberikan kepada mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis UBB sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian. Selain membantu pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya hidup bulanan hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan, program tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan melahirkan calon pemimpin di sektor pertanian modern.
Secara simbolis, beasiswa diserahkan Ketua Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Rektor UBB Prof. Dr. Ibrahim kepada perwakilan mahasiswa, yakni Sela Serlina dari Program Studi Agribisnis dan M. Farel Alfarezy dari Program Studi Agroteknologi. Penyerahan tersebut menjadi penanda dimulainya dukungan pendidikan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Kelapa 2026 di UBB.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur menyerahkan Bantuan Beasiswa Kerja Sama Pemprov Babel Tahap I TA 2026 senilai Rp195 juta kepada 73 mahasiswa. Bantuan tersebut secara simbolis diterima oleh Nabila Deviya Sari dan Apryadi Safatra.
Hidayat mengapresiasi sinergi antara JHL Foundation, UBB, dan Pemprov Babel dalam memperkuat akses pendidikan sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Ia berharap bantuan pendidikan tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima untuk menyelesaikan studi dan meningkatkan kompetensi.
“Beasiswa ini adalah amanah dan kepercayaan besar. Saya berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkannya secara maksimal untuk membakar semangat belajar, sehingga kelak lahir lulusan pertanian yang berkarakter, inovatif, serta siap memajukan perekonomian daerah,” katanya dalam sambutannya.
Sementara itu, Jerry Hermawan Lo menjelaskan bahwa dukungan terhadap mahasiswa pertanian dilatarbelakangi persoalan regenerasi dan kualitas sumber daya manusia di sektor tersebut. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah dan kondisi iklim yang memungkinkan kegiatan pertanian berlangsung sepanjang tahun, tetapi sektor pertanian masih menghadapi tantangan regenerasi petani.
“Indonesia dianugerahi sumber daya alam yang melimpah ruah dan iklim yang memungkinkan kita bercocok tanam sepanjang tahun. Namun saat ini, rata-rata petani kita berusia di atas 45 tahun dan tingkat pendidikan tinggi di sektor ini masih sangat kurang,” ujarnya.
Melalui program Beasiswa JHL Foundation, Jerry mengatakan bahwa pihaknya menargetkan lahirnya 1.000 sarjana pertanian yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat. Para lulusan tersebut diharapkan mampu mengedukasi masyarakat serta ikut mengembangkan kembali potensi rempah dan komoditas pertanian Nusantara agar memiliki daya saing di tingkat dunia.
Salah seorang penerima beasiswa, Elvira, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan pendidikan yang diterimanya. Ia berharap dukungan tersebut menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk belajar lebih giat, menyelesaikan pendidikan dengan baik, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan sektor pertanian.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Hidayat Arsani dan Bapak Jerry Hermawan Lo atas bantuan beasiswa ini. Harapan saya, beasiswa ini dapat menjadi lecutan motivasi bagi kami para mahasiswa untuk belajar lebih giat lagi, menyelesaikan studi dengan sebaik-baiknya, serta memberikan kontribusi nyata bagi dunia pertanian di masa depan,” tutur Elvira.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Hidayat Arsani didampingi sejumlah pejabat Pemprov Babel, antara lain Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga; Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan; Kepala Dinas Kesehatan; Plt. Kepala Dinas Pendidikan; Plt. Kepala Biro Umum; serta Kepala Biro Adpim. Rombongan disambut Tari Sambut di lobi FKIK UBB sebelum mengikuti rangkaian acara.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan hiburan yang menghadirkan mantan vokalis grup band Drive, Anji, dan pengusaha Jhon LBF. Keduanya tampil bernyanyi bersama mahasiswa penerima beasiswa dan tamu undangan, sekaligus menambah suasana keakraban pada akhir kegiatan. (*/red)















