BANGKA, DAN – Pemerintah Kabupaten Bangka memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang digelar oleh DP2KBP3A Kabupaten Bangka, Jumat (22/5/2026). Program ini difokuskan untuk memperluas kolaborasi antara pemerintah, mitra, dan masyarakat dalam membantu keluarga berisiko stunting secara lebih tepat sasaran.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka, Drs. Muhammad Dalyan Amri menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat penurunan angka stunting di daerah.
“Pencegahan dan percepatan penurunan stunting perlu dilakukan bersama. Dengan dukungan semua pihak, keluarga berisiko stunting bisa mendapatkan bantuan yang lebih tepat dan anak-anak dapat tumbuh lebih sehat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri para camat se-Kabupaten Bangka, mitra, serta calon mitra yang diharapkan dapat mendukung implementasi program GENTING di tingkat daerah. Kehadiran berbagai unsur itu dinilai penting untuk memperkuat jaringan bantuan bagi keluarga sasaran.
Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bangka, Mina, S.I.P., M.Si., menjelaskan bahwa pola kemitraan menjadi strategi utama agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak keluarga berisiko stunting. Ia menyebut keterlibatan lintas sektor akan memperbesar efektivitas program di lapangan.
Dalam sosialisasi tersebut, Ketua Tim Kerja Penggerakan Masyarakat dan Pengelolaan Lini Lapangan Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Utiwi Dardini, S.Psi., M.M., memaparkan evaluasi pelaksanaan GENTING tahun 2025 serta strategi percepatan program tahun 2026. Materi yang disampaikan mencakup potensi sasaran, mekanisme pelaksanaan, hingga penguatan peran mitra dalam mendukung keluarga berisiko stunting.
Utiwi menegaskan bahwa GENTING merupakan gerakan gotong royong yang mempertemukan mitra dengan keluarga yang membutuhkan dukungan nyata dalam pencegahan stunting.
“Melalui GENTING, kami mengajak semua pihak untuk ikut bergerak. Semakin banyak mitra yang terlibat, semakin besar peluang kita membantu keluarga berisiko stunting secara nyata,” ungkapnya.
Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih optimal. Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi kunci untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas di Kabupaten Bangka. (*/red)














