PANGKALPINANG, DAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani menegaskan pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan secara nasional maupun daerah. Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel, Senin (20/4/2026).
Dalam arahannya, Hidayat menyoroti perlunya evaluasi terhadap kegiatan dinas, khususnya perjalanan luar daerah yang dinilai tidak memberikan manfaat nyata. Ia menegaskan bahwa anggaran harus digunakan secara tepat sasaran, terlebih di tengah kondisi keuangan yang menuntut kehati-hatian.
“Saya tidak ingin ada kegiatan dinas luar yang tidak penting, seperti hanya untuk cek harga telur ke daerah lain. Anggaran harus kita gunakan sebaik mungkin, apalagi saya sangat memperhatikan nasib PPPK yang saat ini masih menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.
Selain efisiensi, Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci menghadapi tantangan ekonomi. Menurutnya, upaya tersebut harus berjalan beriringan dengan optimalisasi PAD guna mempercepat pemulihan kondisi daerah.
“Situasi ekonomi sekarang tidak seperti dulu. Keuangan kita bukan hanya di Babel saja yang mengalami, tetapi di daerah-daerah di Indonesia. Kita berharap dapat menggali sumber daya manusia yang unggul serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membantu pemulihan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Hidayat juga menyampaikan apresiasi atas kinerja dan kedisiplinan ASN di lingkungan Pemprov Babel. Ia menilai komitmen aparatur menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kualitas pelayanan publik.
Di sisi lain, Hidayat turut menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan efisiensi yang diterapkan, menurutnya, juga diarahkan untuk memastikan alokasi anggaran lebih berpihak pada kebutuhan prioritas, termasuk bagi tenaga PPPK.
“Saya mengucapkan terima kasih atas doa masyarakat dan dukungan dari seluruh pegawai, apalagi hari ini bertepatan satu tahun saya menjabat sebagai Gubernur Kepulauan Babel. Apabila selama saya memimpin terdapat kekurangan, saya mohon maaf kepada seluruh rakyat. Karena saya dipilih oleh rakyat, maka saya akan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan bahwa Pemprov Babel kembali meraih sejumlah penghargaan, di antaranya sebagai provinsi terbaik dalam penilaian rasio tertinggi film pendek Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) tahun 2026. Selain itu, sebelumnya Babel juga menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang dinilai sebagai capaian penting dalam menjaga integritas pemerintahan.
“Kita kemarin (19/4) diberikan suatu penghormatan, penghargaan lagi, pada Program Jaga Desa tingkat Provinsi tahun 2026. Sebelumnya kita mendapatkan penghargaan bergengsi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Ini adalah penghargaan yang sangat mulia yang harus kita pertahankan, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat,” ungkapnya.
Menutup arahannya, Gubernur mengajak seluruh ASN untuk tetap menjaga integritas, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta tidak ragu menegakkan kebenaran dalam menjalankan tugas. Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama dan keikhlasan dalam menghadapi situasi ekonomi yang menantang. (*/red)













