BELITUNG, DAN – Semangat kolaborasi dan komitmen lintas sektor mengemuka dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan arah kebijakan pembangunan keluarga dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Rakorda yang mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut digelar secara hybrid di Gedung Serba Guna H. Isyak Zainudin, Rabu (8/4/2026). Lebih dari 200 peserta hadir, terdiri dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai mitra kerja, mencerminkan tingginya antusiasme dan komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan keluarga di daerah.
Dalam laporan penyelenggaraan, Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fazar Supriadi Sentosa, S.H., menegaskan posisi strategis daerah yang saat ini berada pada fase bonus demografi. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai peluang besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, meskipun di sisi lain masih dihadapkan pada tantangan seperti peningkatan jumlah penduduk lanjut usia dan belum meratanya penurunan stunting.
“Bonus demografi harus dimanfaatkan secara optimal melalui pembangunan keluarga yang terencana dan berkelanjutan. Kunci utamanya ada pada intervensi yang tepat, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan,” tegasnya.
Rakorda ini juga menjadi forum konsolidasi penting untuk mengevaluasi capaian program tahun 2025 sekaligus merumuskan strategi ke depan. Sejumlah program prioritas menjadi fokus pembahasan, di antaranya GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artifisial dalam layanan konsultasi keluarga.
Selain itu, implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG 3B) turut menjadi sorotan sebagai langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting berbasis keluarga. Program ini diharapkan mampu memperkuat intervensi gizi sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Melalui Rakorda ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi, penguatan komitmen, serta langkah nyata yang terintegrasi dalam percepatan pembangunan keluarga di Babel. Dengan kolaborasi yang semakin solid, Program Bangga Kencana diyakini mampu menghadirkan perubahan nyata serta mencetak generasi yang sehat, berkualitas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (*/red)













