Pangkalpinang

BAZNAS Pangkalpinang Salurkan ZIS kepada 500 Mustahik, Total Bantuan Rp162,5 Juta

×

BAZNAS Pangkalpinang Salurkan ZIS kepada 500 Mustahik, Total Bantuan Rp162,5 Juta

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada 500 mustahik dengan total nilai mencapai Rp162,5 juta, Kamis (5/11/2026). Bantuan tersebut menyasar masyarakat miskin, guru ngaji tradisional, serta marbut masjid dan musala di Kota Pangkalpinang.

Dari total penerima, sebanyak 350 orang merupakan masyarakat miskin, 100 orang guru ngaji tradisional, dan 50 orang marbut masjid serta musala. Masing-masing penerima memperoleh bantuan senilai Rp325 ribu yang diwujudkan dalam bentuk beras lima kilogram dan paket kebutuhan konsumsi berupa mi instan.

Ketua BAZNAS Kota Pangkalpinang, Paidi menjelaskan, total nilai bantuan tersebut mencapai Rp162,5 juta. Dari jumlah itu, sebesar Rp25 juta merupakan dukungan dari BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sedangkan sisanya bersumber dari penghimpunan dana BAZNAS Kota Pangkalpinang.

“Kalau diuangkan, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp162,5 juta. Sebanyak Rp25 juta merupakan bantuan dari BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sedangkan sisanya berasal dari BAZNAS Kota Pangkalpinang,” jelasnya.

Paidi mengungkapkan, sumber utama dana yang disalurkan berasal dari zakat masyarakat, khususnya zakat aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Penghimpunan tersebut melibatkan ASN mulai dari tingkat kelurahan hingga Sekretariat Daerah, termasuk wali kota dan wakil wali kota.

Dalam proses pendataan penerima manfaat, BAZNAS berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta memanfaatkan informasi dari tenaga pendamping di tingkat kelurahan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai mustahik atau golongan yang berhak menerima zakat.

Dari sisi penghimpunan, Paidi menyebutkan bahwa hingga September 2026 BAZNAS Kota Pangkalpinang telah mengumpulkan dana hampir Rp1,5 miliar. Dari total penghimpunan tersebut, sekitar Rp1,1 miliar telah disalurkan kepada para penerima manfaat.

Dana yang dihimpun tidak hanya berasal dari zakat, tetapi juga mencakup infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL). Menurut Paidi, kontribusi zakat masih mendominasi dengan porsi hampir dua pertiga dari total penghimpunan, sementara sisanya berasal dari infak dan sumber lainnya.

“Pengumpulan kita masih fluktuatif atau naik turun. Namun, sampai sekarang sudah hampir Rp1,5 miliar, sementara yang telah disalurkan sekitar Rp1,1 miliar,” ungkapnya.

Paidi menambahkan, ASN Pemerintah Kota Pangkalpinang menjadi kelompok penyumbang terbesar dalam penghimpunan dana ZIS. Saat ini, terdapat sekitar 3.000 ASN yang secara rutin menunaikan zakat setiap bulan melalui rekening BAZNAS Kota Pangkalpinang.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin mengapresiasi masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Menurutnya, keberadaan lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam mengelola dana umat agar dapat disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Atas nama Pemerintah Kota Pangkalpinang, kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Dana tersebut dikelola untuk disalurkan kepada para mustahik yang berhak menerimanya,” katanya.

Saparudin berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat penerima manfaat. Saparudin juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang serta masyarakat yang telah memenuhi kewajiban zakat untuk menyalurkannya melalui BAZNAS.

Ke depan, BAZNAS Kota Pangkalpinang berharap partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat atau menjadi muzaki semakin meningkat. Dengan semakin besarnya dana ZIS yang berhasil dihimpun, jangkauan penerima manfaat serta nilai bantuan yang disalurkan diharapkan dapat terus bertambah. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *