PANGKALPINANG, DAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan sosial kepada 100 warga yang terdiri atas kaum dhuafa, marbot masjid, dan guru ngaji di Kota Pangkalpinang. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk meningkatkan infak dan sedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Ajakan tersebut disampaikan Dessy seusai menghadiri kegiatan penyaluran zakat di Taman Mandara, Rabu (28/10/2026). Menurutnya, infak dan sedekah tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga diharapkan membawa keberkahan bagi pemberi maupun penerima manfaat.
“Sedekah itu perlu sekali, penting sekali, dan yang kita ambil adalah keberkahannya. Jadi, semoga dari sedekah-sedekah dari Pak ASN dan lain-lain, semuanya nanti akan disalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dessy berharap partisipasi ASN dan berbagai elemen masyarakat dalam menyalurkan infak dan sedekah terus meningkat. Dengan pengelolaan dan penyaluran yang tepat, dana yang dihimpun diharapkan dapat mendukung berbagai program sosial sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zulhadi menjelaskan, penerima bantuan merupakan kelompok masyarakat yang termasuk dalam asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat. Bantuan tersebut menyasar kaum dhuafa, marbot masjid, dan guru ngaji yang membutuhkan dukungan sesuai dengan ketentuan penyaluran zakat.
“Penerima manfaat ini terdiri dari kaum dhuafa, marbot masjid, dan masyarakat miskin. Mereka termasuk dalam asnaf penerima manfaat BAZNAS,” katanya.

Zulhadi menjelaskan, marbot masjid dan guru ngaji turut menjadi perhatian karena peran mereka dalam kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat. Sementara itu, kaum dhuafa menjadi kelompok yang diprioritaskan berdasarkan kondisi ekonomi dan kebutuhan mereka.
Zulhadi menegaskan, BAZNAS berupaya memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui program tersebut, dana zakat yang dihimpun diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima.
Lebih lanjut, BAZNAS Babel berencana kembali menggelar kegiatan serupa melalui kolaborasi dengan BAZNAS Kota Pangkalpinang. Kegiatan lanjutan tersebut direncanakan berlangsung pada 5 November 2026 dengan sasaran yang diperluas ke seluruh kecamatan di Kota Pangkalpinang.

“Nanti akan dikolaborasikan dengan BAZNAS Kota. Dalam waktu dekat, mungkin tanggal 5 bulan depan, akan ada kegiatan lagi di Kota Pangkalpinang yang dikolaborasikan dengan BAZNAS Kota dan provinsi,” ujar Zulhadi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan penyaluran bantuan sekaligus memperkuat sinergi BAZNAS tingkat provinsi dan kota dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah diharapkan semakin berkontribusi terhadap upaya membantu warga yang membutuhkan di Pangkalpinang. (*/tim)















