Pangkalpinang

KPA dan Dinkes Pangkalpinang Gelar Tes HIV Mobile, Sasar 60 Peserta

×

KPA dan Dinkes Pangkalpinang Gelar Tes HIV Mobile, Sasar 60 Peserta

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pangkalpinang bersama Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang menggelar pemeriksaan HIV melalui layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile di Taman Wilhelmina, Tamansari, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menyasar sekitar 60 peserta dari komunitas ojek online dan masyarakat umum sebagai upaya deteksi dini sekaligus pencegahan penularan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

VCT Mobile merupakan layanan konseling dan pemeriksaan HIV secara sukarela dengan sistem jemput bola. Melalui layanan ini, tenaga kesehatan turun langsung ke tengah masyarakat untuk memberikan edukasi, konseling, dan pemeriksaan menggunakan rapid test.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna hadir memantau pelaksanaan kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dan Direktur RSUD Depati Hamzah. Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu menjalani pemeriksaan HIV secara berkala.

Dessy menegaskan, masyarakat yang menjalani pemeriksaan tidak perlu khawatir karena kerahasiaan hasil tes tetap dijaga. Menurutnya, setiap warga berhak memperoleh layanan pemeriksaan yang baik, disertai informasi dan edukasi mengenai HIV/AIDS.

“Bapak Ibu jangan khawatir, rahasia akan terjamin. Kalian harus mendapatkan layanan pemeriksaan yang baik, serta informasi dan edukasi mengenai HIV/AIDS. Semoga semua yang diperiksa hari ini sehat,” ujarnya.

Dessy menjelaskan, pemeriksaan tersebut difokuskan pada deteksi dini, khususnya bagi kelompok yang memiliki risiko penularan HIV. Pemilihan kawasan Tamansari sebagai lokasi kegiatan juga diharapkan dapat membuka akses layanan kesehatan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

“Tujuan kegiatan hari ini untuk deteksi awal, kita screening rekan-rekan kita yang berisiko. Sengaja kita lakukan di Tamansari supaya terbuka. Pemerintah Kota Pangkalpinang men-support kegiatan seperti ini agar masyarakat teredukasi,” imbuhnya.

Pelaksanaan VCT Mobile ini melibatkan tim medis dan penyuluh kesehatan dari enam puskesmas di wilayah Kota Pangkalpinang. Selain menjalani pemeriksaan, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai HIV dan IMS, termasuk pentingnya deteksi dini serta upaya pencegahan penularan.

Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana melanjutkan kegiatan serupa ke wilayah Parit 6, setelah sebelumnya melaksanakan VCT Mobile di kawasan Teluk Bayur dan Tamansari.

Dessy menambahkan, masyarakat juga dapat mengakses layanan penanganan HIV di puskesmas, termasuk layanan pengobatan. Karena itu, ia berharap masyarakat tidak takut memeriksakan diri dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.

Sementara itu, Pengelola Program Penanggulangan HIV & AIDS KPA Kota Pangkalpinang, Syahru Siam mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari langkah awal dalam penanggulangan HIV/AIDS melalui strategi TOP, yakni Temukan, Obati, dan Pertahankan.

“TOP. Temukan, Obati dan Pertahankan. Kita coba temukan kasus HIV, jadi eliminasi tahun 2030 tidak ada lagi kasus HIV baru, tidak ada lagi kematian karena HIV, dan tidak ada lagi stigma,” ujarnya.

Melalui strategi tersebut, upaya penanggulangan HIV/AIDS diharapkan tidak hanya berfokus pada penemuan kasus, tetapi juga memastikan orang dengan HIV mendapatkan pengobatan dan mempertahankan keberhasilan terapi, sekaligus menghapus stigma dan diskriminasi terhadap mereka. (*/tim) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *