Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Minta Perusahaan Buka Peluang Kerja Lebih Luas bagi Penyandang Disabilitas

×

Wali Kota Pangkalpinang Minta Perusahaan Buka Peluang Kerja Lebih Luas bagi Penyandang Disabilitas

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, DAN – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin meminta perusahaan di Kota Pangkalpinang memberikan perhatian lebih besar terhadap penyandang disabilitas dalam proses perekrutan tenaga kerja. Ia mendorong agar para pencari kerja disabilitas, termasuk lulusan baru, memperoleh kesempatan untuk bekerja sesuai dengan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki.

Hal tersebut disampaikan Saparudin usai membuka Job Fair 2026 di kampus ISB Atma Luhur, Rabu (14/10/2026). Menurutnya, keterlibatan perusahaan sangat penting untuk memperluas akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas.

“Harapan kita kepada perusahaan-perusahaan, terutama yang ada di Pangkalpinang, untuk bisa menerima lulusan-lulusan dan para pencari kerja dari disabilitas. Kita minta para disabilitas ini diberikan porsi,” ujarnya.

Wali Kota berharap perusahaan tidak hanya berfokus pada perekrutan tenaga kerja secara umum, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kelompok pencari kerja yang selama ini menghadapi tantangan dalam mengakses kesempatan kerja. Penyandang disabilitas, menurutnya, juga memiliki potensi dan keterampilan yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dunia usaha. Karena itu, proses perekrutan diharapkan dapat mempertimbangkan kompetensi, kualifikasi, serta kemampuan pelamar dalam menjalankan pekerjaan, bukan semata-mata melihat kondisi fisik atau disabilitas yang dimiliki.

“Kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas perlu menjadi perhatian bersama. Perusahaan diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas agar mereka juga memiliki peluang untuk bekerja dan berkontribusi,” harapnya.

Untuk mewujudkan kesempatan kerja yang lebih inklusif, perusahaan diharapkan mengambil langkah nyata melalui kebijakan rekrutmen yang terbuka dan adil. Informasi lowongan kerja perlu disampaikan dengan cara yang dapat diakses oleh pencari kerja disabilitas, sementara proses seleksi hendaknya memberikan kesempatan yang setara kepada pelamar yang memenuhi persyaratan.

Selain itu, perusahaan dapat mulai memetakan kebutuhan tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensi penyandang disabilitas, menyediakan fasilitas pendukung apabila diperlukan, serta membangun lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Langkah tersebut dapat membantu penyandang disabilitas beradaptasi dan mengembangkan kemampuan mereka di tempat kerja.

Melalui Job Fair 2026, diharapkan semakin banyak perusahaan di Pangkalpinang yang membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk memasuki dunia kerja. Kesempatan yang setara akan membantu mereka mengembangkan potensi, meningkatkan kemandirian ekonomi, serta berpartisipasi dalam pembangunan daerah. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *