BangkaBisnis & PariwisataDaerah

PLN Perkuat Rumah Batik Kelekak, Buka Peluang Usaha bagi Penyandang Disabilitas di Belitung

×

PLN Perkuat Rumah Batik Kelekak, Buka Peluang Usaha bagi Penyandang Disabilitas di Belitung

Sebarkan artikel ini
Dukungan PLN terhadap pengembangan Rumah Batik Kelekak menjadi bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, agar keterampilan yang dimiliki dapat terus berkembang menjadi kegiatan produktif dan bernilai ekonomi.

BELITUNG, DAN – PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memperkuat pengembangan Rumah Batik Kelekak di Desa Aik Ketekok, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat fasilitas produksi, meningkatkan kapasitas kelompok, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi para penyandang disabilitas yang tergabung dalam Kelekak Batik.

Program Pengembangan Rumah Batik Kelekak merupakan kelanjutan dari keterlibatan PLN yang telah dimulai pada 2024 melalui program Srikandi Woman Support Woman. Saat itu, PLN memberikan pelatihan membatik kepada penyandang disabilitas di Kelekak Batik, yang kemudian dilanjutkan dua tahun berikutnya melalui pengembangan fasilitas, peningkatan kapasitas, dan penguatan akses untuk mendukung keberlanjutan usaha.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (Babel), Ira Savitri mengatakan, keberlanjutan dukungan tersebut tidak terlepas dari perjalanan Kelekak Batik yang dinilai telah memiliki kemampuan dan semangat untuk berkembang. Menurutnya, PLN hadir bukan untuk memulai dari awal, melainkan memperkuat proses yang sebelumnya telah dirintis oleh kelompok tersebut.

“Pada tahun 2024, kami datang untuk berbagi keterampilan membatik. Dari sana kami melihat bahwa Kelekak Batik sudah memiliki kemampuan, kemauan untuk berkarya, dan semangat untuk terus bergerak. Karena itu, ketika kebutuhan pengembangan kembali muncul, kami memilih untuk melanjutkan dukungan. Kami tidak datang untuk memulai, karena Kelekak Batik sudah memulai perjalanannya. Kami hadir untuk mendukung perjalanan itu agar semakin kuat,” ujarnya.

Melalui program PLN Peduli, dukungan pengembangan Rumah Batik Kelekak mencakup pelatihan dan pembinaan, bantuan alat serta bahan produksi, perbaikan rumah produksi, peningkatan aksesibilitas, instalasi listrik dan penerangan, hingga penataan ruang pelatihan dan display produk. Penguatan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan lingkungan usaha yang lebih mendukung bagi anggota kelompok, termasuk penyandang disabilitas.

Selain penguatan dari sisi produksi, PLN juga mendorong perluasan akses pasar bagi produk Kelekak Batik. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Belitung, Dekranasda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta berbagai pihak lainnya agar produk yang dihasilkan memiliki peluang pemasaran yang semakin luas.

Ira menegaskan, keberadaan program tersebut bukan semata-mata tentang bantuan fasilitas, tetapi bagaimana keterampilan yang telah dimiliki masyarakat dapat berkembang menjadi aktivitas produktif dan bernilai ekonomi. Menurutnya, penyandang disabilitas perlu mendapatkan ruang dan kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan, menghasilkan karya, serta membangun kemandirian.

“Cerita teman-teman penyandang disabilitas tidak seharusnya dimulai dari keterbatasan, tetapi dari kemampuan. Mereka memiliki keterampilan, menghasilkan karya, belajar, bekerja, dan terus berproses. Ketika kemampuan itu mendapatkan ruang dan kesempatan, ia dapat memberikan nilai bagi diri sendiri, keluarga, sekaligus lingkungan di sekitarnya,” katanya.

Dukungan PLN tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Belitung. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung, Syamsuddin, S.E., yang mewakili Bupati Belitung, menyampaikan terima kasih atas kontribusi PLN dalam mendukung pengembangan masyarakat dan potensi ekonomi lokal di Kabupaten Belitung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN (Persero) atas kepedulian dan kontribusinya melalui program TJSL. Ini merupakan bukti kepedulian PLN kepada masyarakat. Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Bagi Kelekak Batik, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kelompok mengembangkan keterampilan sekaligus usaha yang telah dirintis. Ketua Kelompok Usaha Bersama Kelekak Batik, Diana, S.E., mengaku terharu sekaligus mengapresiasi perhatian yang diberikan PLN kepada kelompoknya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada PT PLN (Persero) Bangka Belitung melalui program PLN Peduli yang sudah begitu peduli kepada kami. Sejujurnya, saat pertama kali PLN datang, saya sampai kaget dan terharu. Saya tidak menyangka PLN memberikan perhatian yang begitu besar kepada kami, teman-teman disabilitas di sini,” ujarnya.

Pengembangan Rumah Batik Kelekak menjadi bagian dari upaya PLN mendorong kegiatan ekonomi produktif yang bertumpu pada kemampuan masyarakat dan potensi lokal. Dengan dukungan yang berkelanjutan, Rumah Batik Kelekak diharapkan tidak hanya menjadi tempat produksi batik, tetapi juga ruang untuk belajar, berkarya, meningkatkan keterampilan, dan memperluas peluang usaha bagi penyandang disabilitas di Belitung. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *