Nasional & Internasional

Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Goes to School & Campus

×

Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Goes to School & Campus

Sebarkan artikel ini
Mahasiswi Jurusan Otomotif Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, mengikuti pelatihan dan praktik sistem kerja alat konversi kendaraan listrik portable. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswi untuk mengenal proses konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik sekaligus memahami teknologi kendaraan listrik secara lebih aplikatif.

JAKARTA, DAN – Srikandi PT PLN (Persero) telah menjangkau 1.422 siswa dan mahasiswa serta melibatkan 202 guru dan dosen di 20 sekolah dan perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia melalui program Srikandi Goes to School & Campus hingga semester I 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperkenalkan perkembangan energi dan ketenagalistrikan sekaligus membuka wawasan generasi muda mengenai peluang di sektor energi.

Mengusung tema “Electricity for a Brighter Future”, program Srikandi Goes to School & Campus menghadirkan berbagai kegiatan edukasi dan dukungan bagi satuan pendidikan. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai energi bersih, transisi energi, perkembangan teknologi ketenagalistrikan, hingga peluang karier di sektor energi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, kehadiran Srikandi PLN di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan di sektor energi. Menurutnya, pemahaman mengenai energi bersih dan transisi energi perlu diperkenalkan sejak dini agar generasi muda dapat ikut mengambil peran dalam perkembangan sektor tersebut.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. Karena itu, PLN hadir melalui para Srikandi untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan mengenai energi bersih, transisi energi, serta berbagai peluang di sektor ketenagalistrikan,” ujarnya.

Darmawan berharap program tersebut dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan kepedulian generasi muda terhadap isu energi sekaligus mendorong mereka menjadi bagian dari perjalanan transisi energi Indonesia. Edukasi yang diberikan juga diharapkan dapat memperluas perspektif peserta mengenai perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi di sektor ketenagalistrikan.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Nurlely Aman mengatakan, Srikandi Goes to School & Campus tidak hanya dirancang sebagai kegiatan edukasi, tetapi juga memberikan dukungan yang dapat memperkuat proses pembelajaran di satuan pendidikan. Bentuk kegiatan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah dan perguruan tinggi agar manfaat program dapat dirasakan secara langsung.

Melalui program tersebut, peserta memperoleh edukasi dan workshop mengenai energi hijau, termasuk energi terbarukan, konversi kendaraan listrik, hingga waste to energy. Srikandi PLN juga memberikan pengenalan karier di sektor ketenagalistrikan untuk memperluas wawasan peserta mengenai pilihan pendidikan dan peluang kerja di bidang energi.

Selain edukasi, PLN memberikan dukungan kepada satuan pendidikan dalam bentuk digitalisasi, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, hingga program sertifikasi. Sejumlah kegiatan tersebut telah dilaksanakan di antaranya di SDN Tegal Parang 03 Pagi, Jakarta Selatan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima, Nusa Tenggara Barat, dan Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

“Srikandi Goes to School & Campus merupakan wujud nyata kontribusi Srikandi PLN terhadap dunia pendidikan. Berbagai kegiatan dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar sekaligus meningkatkan kapasitas siswa, mahasiswa, dan satuan pendidikan serta memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan mereka,” kata Nurlely.

Program Srikandi Goes to School & Campus merupakan salah satu inisiatif dalam Srikandi Movement, sebuah gerakan yang menjadi wadah bagi Srikandi PLN untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus mengembangkan kapasitas dan kepemimpinan perempuan. Melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, Srikandi Movement juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Nurlely menjelaskan, Srikandi Movement 2026 mencakup dua kelompok program utama. Pertama, pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan melalui sejumlah inisiatif, seperti Srikandi Goes to School & Campus, Perempuan Tangguh Bencana, Srikandi Women Support Women, dan Srikandi Care.

Kelompok kedua adalah Inspiring Srikandi yang berfokus pada peningkatan kompetensi para Srikandi PLN melalui berbagai kegiatan pengembangan wawasan, pengetahuan, dan kepemimpinan. Kedua kelompok program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperkuat kontribusi perempuan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Melalui Srikandi Movement, PLN berharap para penerima manfaat dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan turut menyebarluaskan pengetahuan dan informasi positif mengenai kelistrikan, energi bersih, serta transisi energi,” pungkasnya. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *