PANGKALPINANG, DAN – JNE Cabang Pangkalpinang menjalin kerja sama dengan MAN Insan Cendekia Bangka Tengah untuk memberikan kemudahan layanan pengiriman barang dan dokumen bagi orang tua siswa. Melalui kerja sama tersebut, orang tua siswa dari berbagai daerah di Indonesia dapat mengirimkan kebutuhan putra-putrinya yang tinggal di asrama dengan tarif khusus sebesar Rp10.000 per kilogram menuju MAN Insan Cendekia Bangka Tengah.
Kerja sama itu dibahas dalam audiensi yang berlangsung di MAN Insan Cendekia Bangka Tengah pada Selasa, 4 Agustus 2026. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Cabang JNE Pangkalpinang, Asbullah, beserta jajaran, dan disambut langsung Kepala MAN Insan Cendekia Bangka Tengah, Ahmad Sukri Ahkap, S.Pd., M.Sc., bersama jajaran pimpinan madrasah.
Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas skema layanan pengiriman yang dinilai dapat memudahkan orang tua siswa, khususnya mereka yang berdomisili di luar Kabupaten Bangka Tengah maupun di berbagai wilayah Indonesia. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengirim berbagai kebutuhan siswa, mulai dari perlengkapan belajar dan kebutuhan pribadi hingga dokumen penting, tanpa mengharuskan orang tua datang langsung ke madrasah.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kebutuhan logistik di lingkungan pendidikan, JNE Pangkalpinang dan MAN Insan Cendekia Bangka Tengah juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU. Kerja sama tersebut mencakup berbagai kemudahan layanan, termasuk pemberlakuan tarif khusus Rp10.000 per kilogram untuk pengiriman yang ditujukan ke MAN Insan Cendekia Bangka Tengah bagi orang tua siswa dari berbagai wilayah Indonesia.
Kepala Cabang JNE Pangkalpinang, Asbullah mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen JNE dalam menghadirkan solusi logistik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung sektor pendidikan. Menurutnya, kebutuhan pengiriman bagi siswa yang tinggal di asrama menjadi salah satu hal penting yang perlu mendapatkan dukungan layanan yang mudah dan terjangkau.
“Kami melihat kebutuhan pengiriman barang bagi siswa yang tinggal di asrama menjadi hal yang penting. Melalui kerja sama ini, JNE ingin menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau bagi para orang tua siswa,” ujarnya.
Asbullah berharap sinergi antara JNE Pangkalpinang dan MAN Insan Cendekia Bangka Tengah dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar madrasah. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah pengiriman kebutuhan siswa, tetapi juga memperkuat hubungan antara dunia usaha dan institusi pendidikan.
Selain kerja sama layanan pengiriman, JNE Pangkalpinang pada kesempatan yang sama turut menyerahkan bantuan kepada Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MAN Insan Cendekia Bangka Tengah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap persiapan tim yang akan mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional.
Kepala MAN Insan Cendekia Bangka Tengah, Ahmad Sukri Ahkap menyampaikan apresiasi atas inisiatif JNE dalam membangun kolaborasi yang memberikan kemudahan bagi orang tua siswa sekaligus mendukung kegiatan pendidikan di madrasah. Ia menilai layanan pengiriman tersebut dapat menjadi solusi bagi orang tua dalam memenuhi kebutuhan putra-putrinya selama menjalani pendidikan di lingkungan madrasah.
“Kami menyambut baik sinergi yang dibangun bersama JNE. Layanan pengiriman barang ini diharapkan dapat menjadi solusi yang memudahkan orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan putra-putrinya selama berada di madrasah,” katanya.
Ahmad juga menyampaikan terima kasih atas dukungan JNE kepada Tim LCC 4 Pilar yang akan berlaga di tingkat nasional. Menurutnya, kolaborasi antara JNE dan MAN Insan Cendekia Bangka Tengah diharapkan dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Kerja sama JNE Pangkalpinang dan MAN Insan Cendekia Bangka Tengah menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan pendukung pendidikan yang lebih efektif dan efisien. Selain memberikan kemudahan logistik bagi siswa dan orang tua, kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan peran dunia usaha dalam mendukung kebutuhan pendidikan dan prestasi siswa di tingkat daerah hingga nasional. (*/ril)















