Nasional & Internasional

DPRD Babel Dorong ASDP Operasikan Kembali Kapal Cepat Jakarta–Belitung, Kajian Ditarget Rampung Dua Bulan

×

DPRD Babel Dorong ASDP Operasikan Kembali Kapal Cepat Jakarta–Belitung, Kajian Ditarget Rampung Dua Bulan

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, DAN – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk kembali mengoperasikan layanan kapal cepat rute Jakarta–Belitung. Usulan tersebut dinilai menjadi solusi atas tingginya harga tiket pesawat sekaligus memperkuat konektivitas, mendukung sektor pariwisata, serta menggerakkan perekonomian daerah.

Dorongan tersebut disampaikan dalam audiensi antara jajaran DPRD Babel dengan manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Kantor Pusat ASDP, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Dalam pertemuan itu, ASDP menyatakan akan menindaklanjuti usulan tersebut melalui kajian internal yang ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua bulan.

Wakil Ketua DPRD Babel, Edi Nasapta mengatakan, masyarakat saat ini membutuhkan moda transportasi yang lebih cepat, nyaman, dan terjangkau, terutama bagi warga yang bepergian menuju maupun dari Pulau Belitung. Menurutnya, tingginya harga tiket pesawat serta terbatasnya pilihan transportasi laut menjadikan pengoperasian kembali kapal cepat sebagai kebutuhan yang mendesak.

“Hari ini masyarakat Bangka Belitung mengalami kesulitan transportasi karena harga tiket pesawat relatif tinggi, sementara konektivitas laut belum mampu memberikan pelayanan yang cepat dan stabil. Khususnya Belitung, kami tidak lagi terlalu membutuhkan pelayaran perintis, tetapi membutuhkan layanan komersial yang profesional,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, DPRD Babel mengusulkan agar ASDP mengkaji kembali pengoperasian kapal cepat seperti Mahakam dan Cisadane yang sebelumnya pernah melayani rute Jakarta–Belitung. Menurut Edi, jika tarif perjalanan dapat berada di kisaran Rp500 ribu per penumpang, layanan tersebut diyakini akan menjadi pilihan utama masyarakat.

“Jika harga tiket berada di kisaran Rp500 ribu per penumpang, kami optimistis layanan ini akan diminati masyarakat,” katanya.

Edi menilai keberadaan kapal cepat tidak hanya memberikan alternatif transportasi yang lebih terjangkau, tetapi juga berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, memperlancar distribusi logistik, serta memperkuat aktivitas perdagangan dan investasi di Kepulauan Bangka Belitung.

Edi juga menegaskan bahwa kondisi saat ini berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Harga tiket pesawat yang masih relatif tinggi serta mulai pulihnya sektor pariwisata Belitung menjadi peluang besar bagi pengoperasian kembali kapal cepat secara komersial.

“Insya Allah kondisi tersebut tidak akan terulang kembali. Sekarang harga tiket pesawat relatif tinggi sehingga masyarakat membutuhkan alternatif transportasi yang cepat, nyaman, dan terjangkau. Selain itu, pariwisata Belitung juga mulai bergeliat kembali pascapandemi COVID-19. Pemerintah pusat telah berkomitmen menjadikan Belitung sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan nasional. Karena itu kami meyakini apabila ASDP kembali menghadirkan kapal cepat seperti dulu, maka secara komersial peluangnya sangat baik dan berpotensi memberikan keuntungan,” tegasnya.

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Keuangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Bunga Herlina Oktaviyanti menyampaikan, pihaknya menyambut baik aspirasi yang disampaikan DPRD Babel. Namun, sebelum mengambil keputusan, ASDP akan melakukan kajian menyeluruh yang mencakup aspek teknis, operasional, kelayakan bisnis, hingga kemungkinan pengadaan kapal dengan spesifikasi serupa Mahakam dan Cisadane.

Bunga menjelaskan, kedua kapal tersebut pada akhir masa operasionalnya telah dihibahkan kepada Kementerian Pertahanan. Saat masih beroperasi, minat masyarakat terhadap layanan kapal cepat cukup tinggi, namun operasional dihentikan setelah harga tiket pesawat turun hingga hampir setara dengan tarif kapal sehingga jumlah penumpang menurun.

ASDP meminta waktu sekitar dua bulan untuk menyelesaikan seluruh proses kajian sebelum menyampaikan keputusan resmi beserta langkah tindak lanjut terkait kemungkinan pengoperasian kembali kapal cepat rute Jakarta–Belitung. Jika hasil kajian menunjukkan prospek yang positif, layanan tersebut diharapkan menjadi solusi transportasi yang lebih terjangkau sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan investasi di Kepulauan Bangka Belitung.

Audiensi tersebut turut dihadiri Direktur Keuangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Bunga Herlina Oktaviyanti, Group Head Operasional Pelayaran Krista Barus, Group Head Bisnis Pelayaran Komersial Rizki Dwianda, Group Head Perencanaan Organisasi dan Pembelajaran Yasirwan, serta Group Head Teknologi Informasi Khoirush Sholih. Dari DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hadir Wakil Ketua DPRD Edi Nasapta, Wakil Ketua Komisi III Imelda, Anggota Komisi III Levian, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangka M. Taufik Koriyanto. (*/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *