Nasional & InternasionalOlahraga

Spanyol Singkirkan Portugal, Belgia Hancurkan Amerika Serikat

×

Spanyol Singkirkan Portugal, Belgia Hancurkan Amerika Serikat

Sebarkan artikel ini
Dua gol Charles De Ketelaere pada babak pertama mengantar Red Devils melaju ke perempat final sekaligus mengakhiri langkah tuan rumah bersama, Amerika Serikat. (Sumber Foto: fifa.com)

DUA pertandingan terakhir Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026 menghadirkan drama dan pesta gol. Spanyol memastikan langkah ke perempat final setelah menundukkan Portugal 1-0 lewat gol dramatis Mikel Merino di masa injury time, sementara Belgia tampil meyakinkan dengan membungkam tuan rumah Amerika Serikat 4-1.

Merino Jadi Pahlawan, Spanyol Akhiri Perjalanan Portugal

Spanyol memastikan tiket ke delapan besar usai mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0 di Dallas Stadium, Selasa (7/7/2026) WIB.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang berbahaya, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal serta penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Spanyol sempat memperoleh peluang emas melalui Mikel Oyarzabal dan Alex Baena, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol. Di sisi lain, Portugal juga beberapa kali mengancam melalui Cristiano Ronaldo dan Nuno Mendes, yang nyaris membawa timnya unggul setelah tembakannya membentur mistar gawang.

Saat pertandingan diprediksi akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, Spanyol justru menemukan momentum pada masa tambahan waktu.

Masuk sebagai pemain pengganti, Ferran Torres mengirimkan umpan matang kepada Mikel Merino. Gelandang Arsenal tersebut langsung melepaskan sepakan mendatar yang tak mampu dihentikan kiper Portugal pada menit ke-90+1.

Gol tunggal itu memastikan kemenangan La Roja sekaligus membawa tim asuhan Luis de la Fuente melangkah ke perempat final.

Kemenangan tersebut juga menandai berakhirnya perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia. Sebelum pertandingan, penyerang berusia 41 tahun itu telah mengonfirmasi bahwa edisi 2026 menjadi Piala Dunia terakhir dalam kariernya.

Ronaldo menutup kiprahnya dengan koleksi 11 gol dari 27 pertandingan Piala Dunia serta mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia.

Selain itu, Spanyol juga mencetak rekor baru sebagai tim pertama yang mampu membukukan enam clean sheet secara beruntun dalam sejarah Piala Dunia.

Belgia Terlalu Tangguh untuk Amerika Serikat

Di pertandingan lainnya, Belgia tampil dominan saat mengalahkan Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 di Seattle Stadium.

Charles De Ketelaere menjadi bintang kemenangan Red Devils setelah mencetak dua gol pada menit ke-9 dan ke-33. Sementara dua gol lainnya disumbangkan Hans Vanaken pada menit ke-57 dan Romelu Lukaku pada masa injury time.

Amerika Serikat sempat memberi harapan melalui gol Malik Tillman pada menit ke-31 yang membuat skor menjadi 1-1. Namun Belgia langsung merespons hanya dua menit berselang lewat sundulan De Ketelaere.

Memasuki babak kedua, kesalahan lini belakang Amerika Serikat dimanfaatkan Belgia untuk menambah keunggulan melalui Vanaken. Lukaku kemudian menutup pesta gol Belgia dengan aksi individu yang berbuah gol pada menit ke-90+3.

Kemenangan ini mengantarkan Belgia ke babak perempat final sekaligus mengakhiri perjalanan tuan rumah terakhir di Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya Kanada dan Meksiko lebih dahulu tersingkir.

Lukaku juga mencatat rekor pribadi dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia secara beruntun untuk pertama kalinya sepanjang kariernya.

Spanyol vs Belgia Jadi Big Match Perempat Final

Hasil tersebut memastikan duel bergengsi antara Spanyol dan Belgia di babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026.

Spanyol datang dengan modal pertahanan yang sangat kokoh, sementara Belgia menunjukkan lini serang yang sedang tajam usai mencetak empat gol ke gawang Amerika Serikat.

Pertemuan kedua tim diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak delapan besar, sekaligus menjadi penentu langkah menuju semifinal Piala Dunia 2026. (*/fifa.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *