MAROKO memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah menyingkirkan Belanda melalui adu penalti dengan skor 3-2, usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Monterrey Stadium, Senin (29/6) malam waktu setempat.
Laga berlangsung penuh drama dan emosi. Belanda sempat berada di ambang kemenangan setelah Cody Gakpo membawa Oranje unggul pada menit ke-72. Gol tersebut terasa begitu emosional bagi penyerang Liverpool itu yang baru saja mengumumkan kabar duka kehilangan calon putranya dua hari sebelum pertandingan.
Sejak awal laga, Belanda tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun justru Maroko yang lebih dahulu menciptakan peluang emas. Pada menit ke-20, sundulan Neil El Aynaoui hasil sepak pojok Achraf Hakimi memaksa kiper Bart Verbruggen melakukan penyelamatan gemilang. Menjelang turun minum, Ismael Saibari juga nyaris membawa Singa Atlas unggul, namun gagal menyambar umpan silang berbahaya Hakimi di tiang jauh.
Memasuki babak kedua, Maroko kembali memberikan ancaman. Hakimi hampir mencetak gol setelah aksinya di sisi kanan, bahkan sempat mengguncang gawang Belanda sebelum peluang berikutnya digagalkan sapuan heroik Micky van de Ven.
Pelatih Belanda Ronald Koeman kemudian melakukan perubahan dengan memasukkan Teun Koopmeiners dan Wout Weghorst. Pergantian itu langsung memberikan dampak positif. Weghorst memenangkan duel udara sebelum bola diteruskan Crysencio Summerville kepada Cody Gakpo yang sukses menaklukkan Yassine Bounou untuk membawa Belanda unggul 1-0 pada menit ke-72.
Saat kemenangan sudah di depan mata, Maroko menunjukkan mental pantang menyerah. Memasuki masa injury time, tepatnya menit ke-90+1, pemain pengganti Issa Diop mencetak gol penyeimbang lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Chemsdine Talbi dari sisi kiri. Skor 1-1 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada extra time, kedua tim saling menciptakan peluang. Verbruggen kembali tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas Soufiane Rahimi dari jarak dekat. Hingga peluit akhir 120 menit dibunyikan, skor tetap tidak berubah sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, kiper Yassine Bounou tampil sebagai pahlawan Maroko dengan menggagalkan tendangan pemain Belanda. Maroko akhirnya menang 3-2 dalam adu penalti dan memastikan tiket ke babak 16 besar.
Di fase berikutnya, Singa Atlas akan menghadapi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Kanada, pada 4 Juli di Houston.
Statistik menarik dari pertandingan ini, gol Cody Gakpo membuatnya kini telah mengoleksi enam gol di ajang Piala Dunia. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak kedua Belanda sepanjang sejarah turnamen, hanya kalah dari Johnny Rep yang mengoleksi tujuh gol.
FIFA juga menetapkan Issa Diop sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Superior Player of the Match) berkat gol penyelamatnya yang membawa Maroko bangkit dan akhirnya memenangkan laga. (*/fifa.com)














