BANGKA, DAN – Universitas Bangka Belitung (UBB) mulai melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) Tahun 2026 pada Rabu (17/6/2026). Sebanyak 899 peserta mengikuti ujian yang berlangsung di Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, dengan tertib dan lancar.
Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., mengatakan, jumlah peserta yang memilih UBB melalui jalur SMMPTN-Barat tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UBB sebagai pilihan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
“Kami berupaya memastikan seluruh proses ujian berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, sistem komputer, hingga pelayanan kepada peserta. Alhamdulillah, jumlah peserta yang memilih UBB pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan ujian.
Ibrahim menegaskan, UBB berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada seluruh peserta dengan menjamin pelaksanaan ujian berlangsung tertib, transparan, dan akuntabel. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya UBB mendukung proses seleksi calon mahasiswa baru yang berkualitas.
Pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026 digelar secara serentak pada 17–24 Juni 2026 di 27 perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Barat. Khusus di UBB, ujian berlangsung selama dua hari, yakni pada 17–18 Juni 2026.
Sejak pukul 06.15 WIB, peserta telah hadir di lokasi ujian untuk mengikuti proses verifikasi identitas dan pemeriksaan administrasi sebelum memasuki ruang ujian. Panitia lokal UBB memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur guna menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran ujian.
Dalam peninjauannya, Rektor UBB mengunjungi sejumlah ruang ujian untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional. Ia juga berinteraksi dengan peserta serta berkoordinasi dengan panitia guna memastikan tidak ada kendala selama pelaksanaan ujian.
Lebih lanjut, Ibrahim berharap kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SMMPTN-Barat dapat terpenuhi secara optimal. Namun, apabila masih terdapat kuota yang belum terisi atau ada peserta yang mengundurkan diri, UBB masih membuka kesempatan melalui Jalur Mandiri UBB.
“Pendaftaran Jalur Mandiri UBB akan dibuka pada 1 hingga 8 Juli 2026, sedangkan ujian seleksi dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Pelaksana Panitia Lokal SMMPTN-Barat UBB, Ir. Suhdi, S.ST., M.T., Ph.D., mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. Persiapan tersebut meliputi pengecekan perangkat komputer, jaringan internet, hingga simulasi pelaksanaan ujian. Selain itu, panitia juga menyiapkan petugas pendamping di setiap lokasi ujian untuk membantu peserta apabila mengalami kendala teknis. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan tanpa hambatan.
SMMPTN-Barat merupakan seleksi mandiri bersama yang diselenggarakan oleh konsorsium BKS-PTN Barat dan diikuti 27 perguruan tinggi negeri di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Jawa bagian barat. Pada tahun 2026, proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas hasil seleksi.
Salah seorang peserta, Keysia dari SMA Muhammadiyah Pangkalpinang, mengaku optimistis menghadapi ujian tersebut. Ia berharap dapat lolos seleksi dan diterima pada program studi pilihannya di Universitas Bangka Belitung.
“Saya berharap dapat lolos melalui jalur SMMPTN-Barat dan diterima di program studi yang saya pilih di Universitas Bangka Belitung. Semoga hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan,” katanya.
Melalui pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026, UBB berharap dapat menjaring calon mahasiswa yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 30 Juni 2026 melalui portal resmi panitia. (*/ubb.ac.id)














