PANGKALPINANG, DAN – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, memberikan apresiasi tinggi kepada Kombes Pol Max Mariner Siahaan atas dedikasi dan keberhasilannya menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat selama menjabat sebagai Kapolresta Pangkalpinang. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan daerah. Pernyataan tersebut disampaikan Saparudin dalam acara pisah sambut Kapolresta Pangkalpinang di Aston Emidary Hotel, Rabu (10/6/2026), yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur pemerintahan.
“Pembangunan tidak akan berjalan, apa pun tidak akan berjalan ketika di tengah-tengah masyarakat kita tidak ada perasaan aman,” ujarnya.
Wali Kota menilai Kombes Pol Max Mariner berhasil menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk menghadapi sejumlah tantangan strategis selama bertugas di Kota Pangkalpinang. Salah satu tugas terberat yang diemban adalah mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ulang Kota Pangkalpinang Tahun 2025. Menurutnya, saat itu Pangkalpinang menjadi satu dari hanya dua daerah di Indonesia yang menyelenggarakan pilkada ulang. Kondisi tersebut menuntut koordinasi yang cepat dan solid dengan seluruh elemen pemerintahan, partai politik, serta masyarakat.
“Beliau langsung mendapatkan tugas berat, harus mengawal Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang. Beliau baru datang dan harus berkoordinasi serta berkonsolidasi dengan seluruh elemen pemerintahan, partai politik maupun masyarakat,” katanya.
Meski menghadapi dinamika politik yang cukup kompleks, pelaksanaan pesta demokrasi tersebut dapat berlangsung aman dan kondusif. Saparudin menyebut keberhasilan itu menjadi bukti komitmen dan kepemimpinan Max Mariner dalam menjaga stabilitas daerah.
“Beliau telah membuktikan bahwa pemilihan kepala daerah tahun 2025 dapat berlangsung dengan baik, dengan situasi keamanan yang sangat kondusif,” ungkapnya.
Selain pengamanan pilkada, Wali Kota juga menyoroti keberhasilan Polresta Pangkalpinang dalam mengendalikan aksi demonstrasi besar yang pernah terjadi di kota tersebut. Situasi itu dinilai menjadi ujian berat karena berlangsung bersamaan dengan kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Bangka Belitung.
“Saya kira ujian berat beliau berikutnya adalah ketika terjadi demo besar-besaran yang barangkali menjadi demo terbesar sepanjang sejarah Kota Pangkalpinang. Namun beliau mampu menjaga kondusivitas, keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Saparudin menggambarkan Kombes Pol Max Mariner sebagai sosok pemimpin yang tegas dalam menjalankan tugas, tetapi tetap hangat dalam membangun komunikasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan.
“Beliau adalah sosok yang tegas. Kalau baru kenal mungkin terlihat seram, tetapi ketika sudah bersama-sama, kita akan merasakan kehangatan dari beliau. Namun saat bertugas, beliau sangat tegas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Atas pengabdian tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang menyampaikan terima kasih kepada Kombes Pol Max Mariner beserta keluarga yang telah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan dan kehidupan masyarakat di Kota Beribu Senyum.
“Sekali lagi, terima kasih Pak Max yang telah menjaga kami, menjaga masyarakat, menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Pangkalpinang,” ucap Saparudin.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyambut AKBP Indra Kurniawan sebagai Kapolresta Pangkalpinang yang baru. Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Polresta Pangkalpinang dapat terus diperkuat untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Selamat datang Pak Indra beserta Ibu di Kota Pangkalpinang. Kami berharap Bapak dapat melanjutkan apa yang sudah dilakukan sebelumnya, melaksanakan program-program Polresta Pangkalpinang dan tentu menjadi lebih baik lagi ke depan,” katanya.
Saparudin menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan merupakan faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus menciptakan iklim pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami berharap dapat terus bersinergi dan bekerja sama dalam melaksanakan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat dan tugas-tugas pembangunan di Kota Pangkalpinang,” tutupnya. (*/tim)














