Nasional & InternasionalOlahraga

Coppa Italia: Inter Juara Usai Tumbangkan Lazio 2-0 di Olimpico

×

Coppa Italia: Inter Juara Usai Tumbangkan Lazio 2-0 di Olimpico

Sebarkan artikel ini
Sumber Foto: legaseriea.it

ROMA, DAN – Inter Milan sukses meraih gelar juara Coppa Italia setelah menaklukkan Lazio dengan skor 2-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Olimpico, Roma (14/5/2026). Kemenangan Nerazzurri ditentukan melalui gol bunuh diri Adam Marusic dan tambahan gol dari sang kapten, Lautaro Martinez.

Sejak awal pertandingan, Inter tampil dominan dan langsung mengambil kendali permainan. Peluang pertama hadir pada menit ke-13 ketika Lautaro Martinez menyambut bola dengan sundulan usai mendahului Marusic, namun arah bola masih melebar dari gawang.

Hanya berselang satu menit, Inter berhasil membuka keunggulan. Berawal dari sepak pojok Federico Dimarco, Marcus Thuram menyentuh bola dengan sundulan yang kemudian mengenai Marusic dan berbelok masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membawa Inter unggul 1-0.

Inter kembali menambah keunggulan pada menit ke-35. Denzel Dumfries berhasil merebut bola dari Nuno Tavares sebelum mengirim umpan matang kepada Lautaro Martinez. Penyerang asal Argentina itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang untuk menggandakan keunggulan Inter menjadi 2-0.

Memasuki babak kedua, Lazio mencoba bangkit dan tampil lebih menyerang demi mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-60, Tijjani Noslin melepaskan tembakan melengkung dari posisi yang cukup baik, namun bola masih tipis di sisi gawang.

Kesempatan emas Lazio datang pada menit ke-75 melalui Boulaye Dia. Setelah berhasil menusuk ke kotak penalti, tembakannya dari jarak dekat justru membentur wajah penjaga gawang Inter, Josep Martinez.

Berbagai pergantian pemain yang dilakukan pelatih Maurizio Sarri tidak mampu mengubah keadaan. Inter yang diasuh Cristian Chivu tampil solid hingga akhir laga dan memastikan gelar Coppa Italia ke-10 dalam sejarah klub. Raihan tersebut membuat Inter kini berdiri sendiri di posisi kedua daftar peraih trofi Coppa Italia terbanyak.

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, mengakui kualitas Inter memang berada di atas timnya dalam laga final tersebut.

“Kami memang memilih untuk tidak langsung menekan tinggi sejak awal pertandingan. Rencananya, kami ingin menaikkan intensitas permainan di babak kedua. Kami sempat memiliki beberapa peluang untuk membuka peluang comeback, tetapi gagal memanfaatkannya. Harus diakui, kami menghadapi tim yang secara teknik jauh lebih kuat,” ujar Sarri.

Sarri juga menegaskan kedekatannya dengan Lazio dan berharap timnya mampu bangkit pada sisa musim ini.

Di sisi lain, Cristian Chivu mengungkapkan kebahagiaannya setelah membawa Inter meraih trofi.

“Ini adalah mimpi saya, mimpi tim, klub, dan para suporter untuk terus menjaga standar tinggi dan bersaing di semua kompetisi. Memenangkan dua trofi bukan hal mudah dan itu semua berkat kerja keras para pemain,” kata Chivu.

Ia juga memuji mentalitas skuad Inter yang dinilai cepat beradaptasi dengan perubahan taktik dan sistem permainan.

“Saya memberi nilai 10 untuk seluruh tim, bahkan dengan pujian khusus. Namun kami masih bisa berkembang lebih baik lagi,” tutupnya.

Lautaro dan Dumfries Raih Penghargaan Individu

Usai pertandingan, Lautaro Martinez menerima penghargaan Haier Special Award yang diserahkan langsung oleh Country Manager Haier Italia, Emiliano Garofalo.

Sementara itu, Denzel Dumfries dinobatkan sebagai Frecciarossa Player of The Match. Penghargaan tersebut diberikan oleh CEO Lega Serie A Luigi De Siervo bersama Presiden Trenitalia Stefano Cuzzilla.

Perayaan kemenangan Inter semakin lengkap saat trofi Coppa Italia diserahkan oleh Presiden Lega Serie A Ezio Simonelli dan CEO Trenitalia Gianpiero Strisciuglio di Stadion Olimpico. (*/sumber: legaseriea.it)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *