BANGKA, DAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani memberangkatkan pemudik arus balik gratis menuju Jakarta menggunakan KRI Semarang 594 milik TNI Angkatan Laut di Pelabuhan Tanjung Gudang, Belinyu, Sabtu (28/3/2026), sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat pada momen Idulfitri 1447 H. Pelepasan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur bersama unsur Forkopimda Babel, sekaligus memantau situasi keamanan dan potensi kerawanan di titik arus balik yang berisiko terjadi kepadatan serta gangguan keselamatan perjalanan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur bersama jajaran juga naik ke atas KRI untuk memastikan kesiapan dan kenyamanan para penumpang sebelum keberangkatan.
“Kami hadir dalam rangka mengantar bapak ibu pulang dari perantauan. Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Danlanal, dan jajaran yang telah berjuang mengantar para penumpang ke tempat masing-masing. Semoga kita bisa bertemu kembali,” katanya saat melepas pemudik.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik tahun ini, termasuk TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
“Kami bersama Kapolda, Danrem, Danlanal, Bupati, Wali Kota dan semua unsur sangat bangga. Mereka (penumpang) tiba kami sambut, pulang kami antar dengan baik. Inilah kontribusi kami, peduli dengan masyarakat agar mereka mudik dari perantauan. Semoga tahun depan mereka bisa kembali lagi,” ungkapnya.
Menurut Hidayat, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, terutama pada periode arus balik yang rawan lonjakan penumpang. Ia berharap kegiatan arus balik gratis ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar hingga seluruh penumpang tiba di tujuan dengan selamat.
Suasana haru turut mewarnai keberangkatan para pemudik saat menaiki geladak KRI Semarang. Salah satu penumpang, Serly, mahasiswi asal Kabupaten Bangka, mengaku bersyukur dapat mengikuti program tersebut.
“Awalnya saya dan orang tua tidak bisa mudik ke Bangka karena tiket penuh. Tapi dengan adanya KRI TNI AL, Alhamdulillah kami bisa pulang pergi naik KRI ini,” ucapnya.
Serly jga mengaku perjalanan yang ditempuh berlangsung aman dan nyaman.
“Terima kasih Pak Gubernur dan jajaran TNI AL atas kepedulian dan perhatian untuk kami. Perjalanan kami pulang pergi aman dan lancar,” tambah Serly yang berdomisili di Rangkasbitung, Banten. (*/red)














