PANGKALPINANG, DAN – Ikatan Bangka Beragam (IBB) memperkuat komitmennya dalam kegiatan sosial dan kolaborasi lintas elemen masyarakat saat merayakan hari jadinya yang ke-4. Momentum ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Pangkalpinang karena dinilai sejalan dengan semangat inklusivitas dan kebersamaan di tengah keberagaman.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna menyampaikan penghargaan atas kontribusi nyata IBB dalam mendukung berbagai program pemerintah. Ia menilai kehadiran IBB sangat membantu, terutama melalui kegiatan sosial seperti program “Halo Lansia”, bantuan bagi anak sekolah, hingga dukungan terhadap prasarana rumah ibadah.
“Kami sangat berterima kasih dan berharap IBB terus maju, semakin solid, dan program-programnya semakin bermanfaat, tidak hanya bagi warga Kota Pangkalpinang tetapi juga masyarakat di Pulau Bangka,” ujarnya.
Menurut Cece Dessy, seluruh kegiatan yang dijalankan IBB tidak memandang suku, ras, maupun agama. Hal tersebut dinilai selaras dengan semangat inklusivitas yang terus dijaga oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Cece Dessy juga menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah dan organisasi masyarakat. Salah satu bentuk sinergi yang telah berjalan adalah kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dalam kegiatan pembersihan kawasan kota dan pasar.
“Intinya kita harus saling berkoordinasi, karena koordinasi yang berkelanjutan akan memperluas dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum IBB, Benny menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang. Ia menegaskan bahwa IBB siap terus bersinergi dalam menjalankan berbagai program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami siap membantu dan berkolaborasi dengan pemerintah sesuai dengan kemampuan kami. Ini juga sejalan dengan misi organisasi untuk bekerja sama dengan pemerintah, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya,” ungkapnya.
Benny menambahkan, dalam waktu dekat IBB akan menjalankan program rutin yang telah terstruktur dalam anggaran dasar dan rumah tangga organisasi. Program tersebut akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan koordinasi bersama pemerintah setempat.
Memasuki usia ke-4, ia berharap IBB semakin matang dalam mengelola organisasi yang majemuk. Menurutnya, keberagaman latar belakang anggota menjadi tantangan sekaligus kekuatan dalam membangun solidaritas sosial di Bangka.
“Harapannya IBB semakin dewasa, semakin baik dalam manajemen organisasi, dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (*/tim)













