PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang meresmikan Kantor Kelurahan Pasir Garam yang telah direhabilitasi secara menyeluruh, Kamis (22/1/2026). Peresmian ini menjadi penanda berakhirnya penantian panjang masyarakat terhadap perbaikan gedung kantor kelurahan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat dan kerap terdampak banjir.
Lurah Pasir Garam, Fahlevi Pradidaya mengungkapkan bahwa selama hampir tiga tahun dirinya menjabat, kondisi kantor lurah sangat memprihatinkan. Letak bangunan yang lebih rendah dari lingkungan sekitar menyebabkan kantor sering terendam banjir, bahkan dari luar hanya terlihat bagian atap bangunan.
“Seiring waktu berjalan, kami terus mengusulkan pembangunan dan rehabilitasi gedung ini. Andilnya bukan hanya dari kami di kelurahan, tetapi juga dari bapak ibu RT, dukungan anggota dewan, serta pengawalan anggaran hingga proses pembangunan selesai, meski banyak dinamika yang dihadapi,” ujarnya.

Fahlevi menjelaskan, rehabilitasi berat Kantor Kelurahan Pasir Garam dimulai pada Agustus 2025 dan rampung pada pertengahan Desember 2025. Gedung baru tersebut merupakan cita-cita masyarakat Pasir Garam dan diharapkan menjadi representasi wajah Pemerintah Kota Pangkalpinang di tingkat kelurahan.
“Dengan gedung baru ini, kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat agar semakin baik dan optimal,” katanya.
Sementara itu, Camat Pangkalbalam, Purnamawan menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya kantor lurah tersebut. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah infrastruktur pendukung yang menggunakan fasilitas lama.
“Apabila kondisi keuangan daerah sudah membaik, kami akan berupaya memperbarui fasilitas pendukung agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” ujarnya.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin atau yang akrab disapa Prof Udin yang meresmikan secara langsung gedung baru Kantor Kelurahan Pasir Garam, menegaskan bahwa rehabilitasi gedung harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan agar wajah baru kantor lurah benar-benar diikuti perubahan nyata dalam melayani masyarakat.
“Jangan sampai kantor lurah sudah baru, tetapi pelayanannya tidak meningkat. Masyarakat yang datang mengurus keperluan harus dilayani dengan cepat dan responsif. Bila perlu, masyarakat tahu nomor WhatsApp lurahnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Prof. Udin juga menyampaikan sejumlah program pelayanan publik yang telah dan akan dijalankan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Salah satunya adalah layanan berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP yang telah diluncurkan bersama Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna.

Wali Kota meminta aparatur kelurahan aktif menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat Pasir Garam. Menurutnya, kelurahan harus menjadi penghubung utama informasi agar pelayanan kesehatan dapat diakses secara merata.
“Kalau ada keluarga yang sakit, jangan ragu berobat ke puskesmas. Kelurahan harus menjadi penghubung informasi agar kualitas pelayanan meningkat dan daerah dapat melunasi tunggakan BPJS,” ujarnya.
Selain itu, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga tengah menyiapkan layanan geriatri bagi warga lanjut usia di atas 60 tahun. Layanan tersebut akan segera diresmikan dan telah dibangun di RSUD Depati Hamzah, lengkap dengan mobil jemputan khusus.
Prof. Udin menekankan bahwa kelurahan merupakan ujung tombak pemerintah dalam melayani masyarakat, sekaligus sumber informasi utama terkait program dan kebijakan pemerintah daerah. Oleh karena itu, aparatur kelurahan dituntut untuk sigap, empati, dan hadir secara nyata di tengah masyarakat.
“Jika masyarakat dilayani dengan baik, mereka akan merasa nyaman untuk bekerja dan beraktivitas. Pada akhirnya produktivitas meningkat dan masyarakat semakin percaya kepada pemerintah sebagai pelayan publik,” katanya.

Menutup sambutannya, Prof. Udin berharap keberadaan Kantor Kelurahan Pasir Garam yang baru dapat membawa keberkahan bagi masyarakat. Ia juga mendorong kantor lurah dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan.
“Prinsip kita adalah gotong royong. Dalam konteks pemerintahan, itu berarti sinergi. Terima kasih kepada seluruh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang telah bersama-sama membangun Kota Pangkalpinang. Jangan merasa sungkan, kelurahan adalah rumah kita bersama,” pungkasnya. (tim)

















