Nasional & InternasionalOlahraga

Chelsea Naik Manfaatkan Kekalahan Liverpool dan Man City, Arsenal Diuntungkan dalam Perebutan Gelar Premier League

×

Chelsea Naik Manfaatkan Kekalahan Liverpool dan Man City, Arsenal Diuntungkan dalam Perebutan Gelar Premier League

Sebarkan artikel ini
Gol dari Neto dan Fernandez memastikan kemenangan ketiga beruntun bagi The Blues, yang kini naik ke peringkat kedua. (Sumber Foto: premierleague.com)

LONDON, DAN – Persaingan gelar Premier League mengalami perubahan besar akhir pekan ini setelah Liverpool dan Manchester City sama-sama tumbang. Chelsea memanfatkan dengan baik kekalahan dua rivalnya dan naik ke posisi, sementara Arsenal berada di situasi ideal untuk menjauh di puncak klasemen.

Di Anfield, sejumlah pendukung Liverpool memilih meninggalkan stadion meski laga masih menyisakan lebih dari 12 menit. Gol ketiga Nottingham Forest memastikan kekalahan telak 0–3 bagi The Reds, hasil terburuk di kandang sejak Arne Slot menangani tim. Kekalahan dengan selisih tiga gol ini bahkan menjadi yang pertama sejak mereka dihantam Manchester City empat tahun lalu.

Posisi Liverpool kini makin mengkhawatirkan. Mereka hanya terpaut tujuh poin dari zona degradasi dan tertinggal delapan poin dari Arsenal. Performa yang awalnya meyakinkan dengan lima kemenangan beruntun berubah drastis menjadi enam kekalahan dalam tujuh pertandingan. Dua kekalahan beruntun dengan selisih tiga gol—terakhir kali terjadi pada era Bill Shankly tahun 1965—menunjukkan betapa dalam masalah yang dihadapi tim.

“Saat sesuatu berjalan baik atau buruk, itu selalu menjadi tanggung jawab saya,” ujar Slot.

Kapten Virgil van Dijk turut memberikan penilaian tegas.

“Kami tidak cukup kuat dalam duel dan terlalu mudah kebobolan. Ini situasi yang sangat sulit,” katanya.

Forest tampil sangat percaya diri sejak ditangani Sean Dyche. Gol dari Murillo, Nicolo Savona, dan Morgan Gibbs-White membuat kemenangan mereka terlihat sangat meyakinkan.

“Kami mencetak gol, memukul kepercayaan diri mereka, dan tidak membiarkan mereka bangkit,” kata kapten Forest, Ryan Yates.

Pada laga lainnya, Manchester City gagal memanfaatkan kesempatan mendekat ke Arsenal setelah kalah 1–2 dari Newcastle United. Setelah babak pertama tanpa gol, tiga gol tercipta hanya dalam enam menit. Harvey Barnes mencetak dua gol untuk Newcastle—prestasi yang terakhir dicapai oleh Alan Shearer saat melawan City pada tahun 2003.

Pelatih City, Pep Guardiola menerima hasil itu dengan mengatakan bahwa Newcastle layak menang dan timnya kehilangan momentum pada momen penting. Kekalahan itu membuat City turun ke posisi tiga, berada tepat di belakang Chelsea yang berhasil meraih kemenangan 2–0 atas Burnley di Turf Moor.

Tak mau lengah, Chelsea pun tampil solid meski tak terlalu dominan. Pedro Neto membuka skor melalui sundulan, sebelum Enzo Fernandez memastikan kemenangan pada menit ke-88. Pelatih Enzo Maresca mengaku senang dengan keteguhan timnya.

“Pertandingan setelah jeda internasional selalu sulit, tetapi cara kami bertarung hari ini sangat memuaskan,” ungkapnya.

Burnley yang tampil agresif di awal laga kembali bermasalah dengan penyelesaian akhir.

“Kami luar biasa di babak pertama, tetapi kurang tajam dalam penyelesaian,” kata pelatih Scott Parker.

Dengan terpelesetnya Liverpool dan Manchester City, Arsenal berada dalam posisi ideal untuk menjauh. Jika mampu mengalahkan Tottenham, mereka akan unggul tujuh poin dari City dan sebelas poin dari Liverpool.

Akhir pekan ini menjadi titik penting dalam peta persaingan gelar. Chelsea kini resmi masuk dalam perburuan, Liverpool dan City tersendat, dan Arsenal berpeluang mengukuhkan diri sebagai pemimpin klasemen yang makin sulit dikejar. (*/premierleague.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *