BangkaBangka TengahDaerah

Mahasiswa Biologi UBB Tembus Forum Internasional Berkat Riset Mesofauna Tanah Bukit Pinteir

×

Mahasiswa Biologi UBB Tembus Forum Internasional Berkat Riset Mesofauna Tanah Bukit Pinteir

Sebarkan artikel ini
Sumber Foto: ubb.ac.id

BANGKA, DAN – Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya ilmiah melalui Program Merdeka Belajar Kampus Berdampak (MBKB) skema riset. Pada 2025, Program Studi S1 Biologi mencatatkan capaian akademik membanggakan setelah empat mahasiswanya berhasil mempresentasikan hasil penelitian mereka pada forum internasional The 7th International Conference on Green Energy and Environment (ICOGEE) 2025.

Kegiatan riset yang didanai RKAKL LPPM UBB sebesar Rp4.000.000 ini dipandu oleh Dr. Eka Sari, S.Si., M.Si., selaku fasilitator dan dosen pendamping. Riset dilakukan oleh empat mahasiswa Biologi—Juwita Puspa Asmarani, Siva Prinaza Putri, Dina Famuri, dan Yuanda Anggari—dengan pendekatan penelitian lapangan dan analisis laboratorium secara intensif. Mereka mengangkat topik “Struktur Komunitas Mesofauna Tanah pada Tegakan Alstonia scholaris (L.) R. Br. di Bukit Pinteir, Bangka Tengah.”

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keragaman mesofauna tanah serta menganalisis hubungan keberadaannya dengan faktor abiotik dan biotik di lingkungan tersebut. Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan pitfall traps dan ekstraktor Berlese–Tullgren pada enam plot penelitian. Hasilnya, mereka menemukan 51 genera dengan total 966 individu, di mana beberapa taksa seperti Pseudoparonella, Anoplolepis, dan Lepidonella tercatat mendominasi komunitas.

Indeks keanekaragaman dan kemerataan menunjukkan stabilitas komunitas pada tingkat rendah hingga sedang. Sementara itu, analisis Canonical Correspondence Analysis (CCA) mengungkap bahwa komposisi mesofauna sangat dipengaruhi kelembapan udara, suhu tanah, dan intensitas cahaya. Temuan ini menegaskan peran mesofauna tanah sebagai bioindikator penting dalam menilai kesehatan ekosistem.

Capaian akademik mahasiswa UBB semakin diperkuat melalui presentasi daring di ICOGEE 2025 pada 21 Oktober 2025. Dalam forum ilmiah internasional tersebut, mereka memaparkan hasil riset berjudul “Soil mesofauna community structure under Alstonia scholaris (L.) R. Br. stands in Bukit Pinteir, Central Bangka: relationship with abiotic and biotic factors.” Kehadiran mereka di forum tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa UBB menghasilkan kontribusi ilmiah yang kompetitif di tingkat global.

Selain dipresentasikan secara internasional, riset ini juga menghasilkan berbagai luaran ilmiah lain. Tim menyiapkan artikel untuk prosiding internasional, mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), memproduksi video pembelajaran untuk kanal YouTube, serta mempublikasikan kegiatan melalui website dan media sosial Biologi UBB. Seluruh hasil ini memperkuat kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu ekologi tanah dan penyediaan data dasar untuk mendukung konservasi keanekaragaman hayati, termasuk pengelolaan reklamasi lahan pasca-tambang di Bangka Belitung.

Program MBKB memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi riset, kemampuan berpikir kritis, dan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. UBB melalui Fakultas Sains dan Teknik serta Program Studi Biologi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung inisiatif akademik yang berdampak positif bagi pembangunan daerah dan kemajuan sains di Indonesia. (*/ubb.ac.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *