PANGKALPINANG, DAN – Setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Babel kembali menyiapkan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII. Event olahraga tertinggi tingkat provinsi ini direncanakan digelar pada November 2026 di Kota Pangkalpinang.
Persiapan Porprov 2026 dibahas dalam rapat yang digelar Jumat (3/10/2025) di Ruang Rapat Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudkepora) Komplek Perkantoran Terpadu Pemprov Babel, Air Itam, Pangkalpinang. Rapat dipimpin Ketua Umum PB Porprov 2026, M. Haris, didampingi Kepala Disparbudkepora Wydia Kemala Sari dan Ketua KONI Babel, Ricky Kurniawan.
Dalam arahannya, M. Haris mengajak seluruh lapisan masyarakat Babel untuk berperan serta menyukseskan Porprov 2026.
“Perlu diketahui, kondisi keuangan Pemprov saat ini dan hingga 2026 mendatang, masih dalam keadaan tidak baik-baik saja. Untuk itu, pelaksanaannya harus berlangsung seefisien mungkin,” ujarnya.
Haris menyebut, Kota Pangkalpinang menjadi tuan rumah utama, sementara dua kabupaten lain akan menjadi lokasi beberapa cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan. Saat ini, sekitar 21 cabor dipersiapkan, namun jumlah pastinya akan dibahas lebih lanjut bersama Pemkab/Pemkot dan KONI Kabupaten/Kota.
Ketua PB Porprov 2026 itu juga meminta semua perangkat daerah yang terlibat, agar melalui anggaran masing-masing dapat mendukung kelancaran Porprov. Haris menekankan pentingnya persiapan matang terkait kebutuhan dasar, seperti jumlah cabor, anggaran, dan sosialisasi agar masyarakat turut berpartisipasi memeriahkan ajang olahraga empat tahunan ini.
Kepala Disparbudkepora Wydia Kemala Sari menegaskan, pihaknya siap mendukung pelaksanaan Porprov melalui penganggaran dinas yang dipimpinnya. Hal senada disampaikan Ketua KONI Babel Ricky Kurniawan yang menegaskan kesiapan berkolaborasi dengan Pemprov dan Pemkab/Pemkot agar Porprov berjalan lancar, meski dalam keterbatasan anggaran.
Rapat persiapan yang dihadiri panitia dari berbagai perangkat daerah, instansi vertikal, dan unsur masyarakat juga menghasilkan sejumlah masukan yang akan ditindaklanjuti pada pertemuan teknis pekan mendatang. (*/red)













