Nasional & InternasionalOlahraga

Korea Open 2025: Jonatan Raih Gelar Berarti, Fajar/Fikri Pulang sebagai Runner-Up

×

Korea Open 2025: Jonatan Raih Gelar Berarti, Fajar/Fikri Pulang sebagai Runner-Up

Sebarkan artikel ini
Sumber Foto: pbsi.id

SUWON, DAN – Indonesia menorehkan hasil manis sekaligus pelajaran berharga di ajang Korea Open 2025. Tunggal putra Jonatan Christie berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Anders Antonsen, sementara ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus puas dengan posisi runner-up.

Jonatan tampil gemilang di partai puncak. Menghadapi Antonsen yang merupakan unggulan pertama asal Denmark, Jojo mampu mengendalikan permainan dan menutup laga dengan kemenangan tiga gim, 21-10, 15-21, 21-17. Gelar ini terasa sangat istimewa baginya karena datang setelah perjalanan panjang menaklukkan cedera dan sakit yang sempat mengganggu konsistensinya.

“Memang ini bukan turnamen paling besar, tapi gelar ini sangat-sangat berarti buat saya. Setelah lama struggle dengan cedera, pemulihan, lalu sakit lagi, akhirnya semua terbayar. Terima kasih Tuhan,” ungkapnya usai laga.

Jojo menambahkan bahwa kondisi lapangan dengan tiupan angin cukup berpengaruh terhadap jalannya pertandingan. Namun, keunggulan tipis yang ia raih di gim penentuan membuat rasa percaya dirinya meningkat untuk terus menjaga strategi hingga akhir.

“Target berikutnya adalah mengejar poin peringkat. Belakangan ini saya cukup tertinggal, jadi ingin kumpulkan poin sebanyak-banyaknya di sisa tahun ini,” tambahnya.

Sementara itu, dari sektor ganda putra, perjuangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri terhenti di tangan pasangan tuan rumah yang juga unggulan pertama, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae. Pasangan Indonesia kalah dua gim langsung dengan skor 16-21, 21-23. Padahal, kesempatan untuk memaksa rubber game sempat terbuka ketika Fajar/Fikri unggul 20-19 di gim kedua. Sayangnya, kesalahan di poin-poin krusial membuat peluang itu sirna.

“Kami sudah berusaha tampil maksimal. Sayang sekali di gim kedua tidak bisa memanfaatkan kesempatan. Pertahanan Kim/Seo sangat rapat dan sulit ditembus,” ujar Fajar.

Fikri menambahkan bahwa mereka harus meningkatkan stamina dan fokus bila ingin bersaing konsisten di level atas.

“Kami tidak tampil buruk di empat turnamen terakhir ini, tapi harus ditingkatkan kalau mau konsisten di level top,” katanya.

Pasangan Kim/Seo memang tengah berada dalam periode emas, setelah sebelumnya sukses merebut gelar bergengsi seperti All England dan Kejuaraan Dunia tahun ini.

Dengan hasil tersebut, Indonesia menutup Korea Open 2025 dengan satu gelar juara dari sektor tunggal putra lewat Jonatan Christie dan satu posisi runner-up dari ganda putra Fajar/Fikri. Capaian ini menjadi modal penting bagi skuad Merah Putih untuk menghadapi rangkaian turnamen besar di sisa tahun yang akan sangat menentukan perolehan poin peringkat dunia. (*/pbsi.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *