TURIN, DAN – Juventus kembali gagal meraih kemenangan setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Atalanta pada pekan ke-5 Serie A di Allianz Stadium, Minggu (28/9).
Juventus sejatinya tampil dominan sejak awal laga. Peluang emas sempat didapat Pierre Kalulu di menit kedua, namun sundulannya hanya mengenai tiang gawang. Serangan Bianconeri terus bergelombang, tetapi justru Atalanta yang mampu unggul lebih dulu. Menjelang turun minum, Kamaldeen Sulemana memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah untuk menaklukkan kiper Michele Di Gregorio, membawa tim tamu unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Juventus mencoba meningkatkan intensitas permainan dengan memasukkan Dusan Vlahovic dan Weston McKennie. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Bek pengganti, Juan Cabal, sukses mencetak gol perdananya di Serie A setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Atalanta.
Situasi semakin menguntungkan Juventus ketika Marten de Roon diganjar kartu merah pada menit ke-80. Meski unggul jumlah pemain, skuad asuhan Igor Tudor gagal memaksimalkan peluang untuk mengamankan kemenangan.
“Saya pikir kami menampilkan performa yang luar biasa. Babak pertama adalah salah satu yang terbaik sejak saya datang, bahkan mungkin yang terbaik. Di babak kedua, kami tertinggal, lalu di akhir kami bermain 15 menit dengan keunggulan jumlah pemain. Kami ingin menekan, tetapi sayangnya tidak berhasil. Itu adalah pertandingan penting antara dua tim yang sama-sama bermain di Liga Champions. Laga yang sulit, adil, dan menghibur,” ungkap Tudor.
Hasil ini membuat Juventus mencatatkan tiga hasil imbang beruntun di semua kompetisi, termasuk Liga Champions. Sementara bagi Atalanta, tambahan satu poin di Turin menjadi modal berharga untuk tetap bersaing di papan atas klasemen Serie A. (*/juventus.com)













