ALESSANDRO Florenzi resmi mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola. Melalui akun Instagram pribadinya, bek serba bisa asal Italia itu menuliskan pesan perpisahan yang penuh haru, mengenang perjalanan panjangnya selama lebih dari 17 tahun berkarier di lapangan hijau.
Dalam unggahannya, Florenzi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para tifosi yang selalu setia mendukungnya. Ia mengaku setiap suporter telah mendorongnya untuk terus berkembang sekaligus membantunya bangkit dari berbagai momen sulit yang tak terpisahkan dari sepak bola maupun kehidupan.
Florenzi juga memberikan apresiasi kepada seluruh rekan setim, pelatih, staf, hingga jajaran manajemen klub yang pernah mendampinginya. Menurutnya, dukungan dan profesionalisme mereka telah membentuk dirinya, bukan hanya sebagai pesepak bola, tetapi juga sebagai pribadi.
Di akhir pesannya, pemain yang pernah membela AS Roma, Paris Saint-Germain, dan AC Milan itu juga menyinggung orang-orang yang bekerja di balik layar. Ia menyebut setiap individu yang hadir dalam perjalanannya telah meninggalkan jejak berharga dalam hidupnya.
“Terima kasih sekali lagi, sahabatku: hari ini kita berpisah, tetapi engkau akan selalu menjadi bagian dari diriku,” tulis Florenzi menutup pesannya.
Perjalanan Karir
Alessandro Florenzi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya di dunia sepak bola. Pemain serba bisa asal Italia itu menutup karier yang penuh warna, mulai dari tumbuh di akademi AS Roma hingga meraih gelar juara bersama tim nasional Italia dan AC Milan.
Florenzi lahir di Roma pada 11 Maret 1991 dan menimba ilmu di akademi AS Roma sejak usia muda. Debut profesionalnya terjadi pada Mei 2011 ketika diturunkan melawan Sampdoria. Tak lama setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke Crotone di Serie B. Ia tampil impresif dengan 11 gol dari 35 laga.
Kembali ke Roma, Florenzi menjelma menjadi salah satu andalan Giallorossi. Gol jarak jauhnya ke gawang Barcelona di Liga Champions 2015 menjadi momen ikonik yang bahkan masuk nominasi Puskás Award. Meski sempat diganggu cedera ligamen yang serius pada 2016, ia selalu berhasil bangkit dan menunjukkan semangat juang tinggi.
Petualangannya di luar negeri dimulai pada 2020 ketika dipinjamkan ke Valencia, lalu berlanjut ke Paris Saint-Germain pada musim berikutnya. Bersama PSG, Florenzi meraih dua gelar domestik: Coupe de France dan Trophée des Champions.
Kesuksesan terbesar di level klub hadir saat berseragam AC Milan. Datang dengan status pinjaman pada 2021, ia membantu Rossoneri merebut Scudetto Serie A 2021–22, sebelum akhirnya dipermanenkan setahun kemudian.
Di level internasional, Florenzi mencatat 49 caps bersama timnas Italia. Momen puncaknya terjadi saat ia menjadi bagian dari skuad Gli Azzurri yang menjuarai Euro 2020, turnamen yang digelar pada 2021.
Meski perjalanan kariernya banyak dihantam cedera, dedikasi dan profesionalisme Florenzi membuatnya dihormati oleh rekan setim, lawan, hingga tifosi. Kini, di usia 34 tahun, ia resmi menggantung sepatu, meninggalkan warisan sebagai pemain yang selalu mengedepankan loyalitas dan semangat pantang menyerah. (*/sumber: @florenzi)













