BANGKA, DAN – Komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik kembali dibuktikan melalui respons cepat menangani gangguan layanan home charging milik pelanggan. Masalah teknis yang dialami Suhaidi, warga Sungailiat sekaligus pengguna kendaraan listrik BYD Atto 3, berhasil diatasi dalam waktu singkat oleh tim gabungan PLN UP3 Bangka, ULP Sungailiat, dan PLN Energy Solutions (PLN ES).
Gangguan berupa tidak aktifnya IDPEL pada fitur Home Charging Services di aplikasi PLN Mobile segera direspons. Setelah pemeriksaan lapangan dan koordinasi teknis dengan Service Desk pusat, sistem kembali berfungsi normal.
“Saya sangat terbantu dengan gerak cepat dari PLN. Dalam waktu singkat, tim langsung datang ke rumah dan melakukan pengecekan. Sekarang home charging sudah bisa digunakan lagi tanpa masalah,” ujar Suhaidi.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Dini Sulistyawati menegaskan bahwa PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra utama dalam transisi menuju energi bersih.
“PLN ingin memastikan seluruh pelanggan kendaraan listrik merasa aman dan nyaman, baik dalam penggunaan home charging maupun SPKLU. Ini bagian dari komitmen PLN mendekatkan energi tanpa jarak kepada masyarakat,” ujarnya.
Dini juga menekankan pentingnya sinergi dengan anak usaha seperti PLN ES dalam memberikan solusi teknis yang cepat dan tepat, sekaligus edukasi kepada pengguna agar pemanfaatan kendaraan listrik semakin optimal.
Langkah proaktif PLN ini merupakan bagian dari strategi memperkuat sistem pendukung EV, termasuk perluasan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Bangka Belitung.
Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan teknis yang andal, PLN optimistis kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik akan terus meningkat. “Beralih ke EV kini bukan hal yang merepotkan. PLN siap memastikan semuanya berjalan lancar,” tutup Dini. (*/red)














