BANGKA TENGAH, DAN – Untuk memperluas jangkauan manfaat sosial bagi masyarakat prasejahtera, PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (UIW Babel) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kembali menggelar kegiatan sosial bertajuk Touring Menjejak Manfaat. Melalui kegiatan ini, para pegawai sekaligus muzakki PLN menyalurkan bantuan langsung ke Dusun Sadap, Desa Perlang, Kabupaten Bangka Tengah, dengan menempuh perjalanan sejauh 70 kilometer.
Tak sekadar perjalanan fisik, program ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk nyata kepedulian pegawai PLN terhadap masyarakat pelosok. Touring yang melibatkan kendaraan roda dua dan empat ini dirancang untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses program CSR konvensional.
Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UIW Babel yang juga Pembina YBM PLN Babel, Anton Wahyu Utomo, menekankan bahwa kegiatan ini adalah perjalanan hati dan aksi sosial.
“Kami ingin memastikan zakat yang dikumpulkan pegawai PLN sampai langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan di desa terpencil, serta memperkuat kepedulian dan empati sosial antar insan PLN,” ujarnya.
Kepala Desa Perlang, Roni, mengapresiasi kedatangan rombongan PLN yang tak hanya membawa aliran listrik ke desanya, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial. Ia menyebutkan bahwa program Light Up The Dream juga telah memberikan akses listrik gratis bagi warga kurang mampu di wilayahnya.
YBM PLN memfasilitasi penyaluran zakat profesi pegawai muslim serta zakat mal secara transparan dan amanah. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan ke berbagai program sosial seperti santunan dhuafa, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan, dan program elektrifikasi untuk masyarakat prasejahtera.
General Manager PLN UIW Babel, Dini Sulistyawati, menegaskan bahwa PLN berkomitmen tidak hanya menerangi rumah dan jalanan, tetapi juga menyalakan harapan masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial.
“Lewat YBM PLN, kami ingin terus memperluas kebermanfaatan hingga ke pelosok Bangka Belitung,” tegasnya.
Melalui Touring Menjejak Manfaat, PLN berharap dapat menumbuhkan budaya berbagi di lingkungan pegawai dan memastikan bahwa dana zakat, infaq, dan sedekah tersalurkan tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. (*/red)













