Nasional & Internasional

Ratusan Kendaraan Kirab “Bangga Kencana” Sambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32

×

Ratusan Kendaraan Kirab “Bangga Kencana” Sambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, DAN – Dalam rangka menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 yang jatuh pada 29 Juni 2025, ratusan kendaraan bermotor akan melintasi berbagai pelosok desa di seluruh Indonesia. Kendaraan-kendaraan ini dikendarai oleh para Pengelola Program Lini Lapangan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN).

Pada momentum bersejarah ini, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji bersama jajarannya mempersembahkan sebuah kirab bertajuk “Bangga Kencana” yang akan dilaksanakan serentak di seluruh provinsi di Indonesia.

Salah satu lokasi awal kirab akan dimulai dari ujung barat Indonesia, yaitu Kota Sabang, Provinsi Aceh, pada 19 Juni 2025. Kirab ini akan berlangsung secara estafet ke kabupaten/kota lain serta antarprovinsi dalam wilayah regional Sumatera, dan akan berakhir di Provinsi Lampung pada 25 Juni 2025. Pelaksanaan kirab antarprovinsi akan ditandai dengan penyerahan bendera lima pataka yang melambangkan lima program Quick Win Kemendukbangga/BKKBN.

Ratusan kendaraan yang terdiri dari sepeda motor Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), mobil unit penerangan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi dan mitra, serta mobil unit pelayanan KB akan menempuh ratusan kilometer. Mereka membawa layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat di titik-titik perhentian, seperti pelayanan KB, kampanye perubahan perilaku, serta sosialisasi lima program Quick Win Kemendukbangga/BKKBN.

Diikuti oleh ratusan personel dari Perwakilan BKKBN Provinsi, kirab ini mengusung misi utama: meningkatkan peran serta masyarakat dan keluarga, memperkuat komitmen pemerintah daerah dan mitra kerja dalam program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), serta penguatan implementasi program Quick Win Kemendukbangga/BKKBN.

Tanggal mulai kirab dari masing-masing provinsi bervariasi, namun rata-rata dimulai pada 23 Juni 2025. Para peserta akan bergerak menembus keheningan hari, menuju titik-titik perhentian yang telah ditentukan, sebelum mencapai garis akhir di masing-masing wilayah regional.

Kirab yang dilaksanakan secara sederhana ini dibagi dalam enam regional: (1) Regional Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung; (2) Regional Jawa: Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten; (3) Regional Kalimantan: Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat; (4) Regional NTT-NTB-Bali; (5) Regional Sulawesi: Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara; dan (6) Regional Maluku & Papua: Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Setelah menyelesaikan roadshow di wilayah masing-masing, peserta kirab dari seluruh regional akan berkumpul dan mengakhiri rangkaian kirab di Kantor Kemendukbangga/BKKBN di Jakarta pada 26 Juni 2025—tiga hari menjelang puncak peringatan Harganas.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, didampingi Wakil Menteri Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka serta para pejabat lainnya, akan menyambut kedatangan peserta kirab di gerbang kantor Kemendukbangga/BKKBN. Acara penyambutan akan disertai dengan penyerahan pataka dari masing-masing wilayah regional.

Selanjutnya, rombongan kirab yang telah berhimpun di Jakarta—yang terdiri dari ratusan kendaraan dari wilayah Jawa dan sebagian Sumatera—akan mengikuti serangkaian kegiatan peringatan Harganas yang digelar di halaman kantor Kemendukbangga/BKKBN.

Direktur Bina Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN sekaligus penanggung jawab kegiatan kirab, Soetriningsih, S.Sos., M.Si., berharap bahwa peringatan Harganas tahun ini dapat menjadi langkah awal percepatan penurunan stunting serta peningkatan partisipasi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya komitmen para pemangku kepentingan dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat dan berkualitas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *