PANGKALPINANG, DAN – Dalam upaya memperkuat kepemimpinan yang transformatif di era digital dan transisi energi, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN UIW Babel) menyelenggarakan pelatihan bertajuk Leader as Coach. Kegiatan ini menyasar para pemimpin di lingkungan internal PLN UIW Babel sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia yang adaptif dan relevan dengan tantangan zaman.
General Manager PLN UIW Babel, Dini Sulistyawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepemimpinan modern tidak lagi cukup mengandalkan fungsi pengawasan dan pengendalian semata. Menurutnya, pemimpin masa kini harus menjadi fasilitator sekaligus pemberdaya yang mampu mendorong kolaborasi dan menciptakan komunikasi dua arah yang konstruktif dalam tim.
“Peran pemimpin telah berkembang menjadi coach yang mampu membimbing dan memberdayakan anggotanya. Pendekatan coaching ini penting untuk membangun kepercayaan dan memaksimalkan potensi setiap individu,” ujar Dini.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali para pemimpin dengan mindset coaching, keterampilan komunikasi empatik, serta pendekatan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, PLN berharap para leader dapat menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi dan menggerakkan timnya.
Dini menambahkan, kepemimpinan yang humanis dan adaptif merupakan kunci dalam mendukung transformasi organisasi dan menciptakan inovasi yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi PLN, yaitu Electricity for a Better Life.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Loop Institute of Coaching, Sigap Pambingkas, yang menyampaikan pentingnya pendekatan coaching dalam membangun kapabilitas kepemimpinan modern. Ia menekankan bahwa pemimpin harus menjadi pendengar aktif serta fasilitator yang mampu menggali potensi terbaik dari anggota tim.
“Kepemimpinan berbasis coaching bukan hanya memberi instruksi, tapi juga memotivasi dan mengembangkan profesionalisme dalam tim,” jelas Sigap.
Selain sesi materi, pelatihan juga dilengkapi dengan studi kasus, diskusi interaktif, serta simulasi praktik untuk memperkuat pemahaman peserta dalam menerapkan prinsip coaching dalam situasi kerja nyata. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pemimpin dari berbagai divisi di PLN UIW Babel yang siap mengimplementasikan keterampilan baru demi peningkatan kinerja organisasi.
Pelatihan Leader as Coach menjadi bagian dari langkah strategis PLN UIW Babel dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks, khususnya dalam mendukung target transisi energi nasional serta peningkatan layanan kelistrikan di Bangka Belitung. Melalui penguatan kapasitas kepemimpinan, PLN UIW Babel optimistis mampu meningkatkan daya saing dan mewujudkan kinerja unggul di industri ketenagalistrikan nasional. (*/red)














