BANGKA BARAT, DAN – Aset milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) yang belum dimanfaatkan dan kerusakan infrastruktur menjadi sorotan utama Anggota DPRD Provinsi, Elvi Diana, saat melakukan reses di Kelurahan Tanjung, Kabupaten Bangka Barat, Senin (19/5). Dalam pertemuan bersama warga, Elvi menegaskan pentingnya penataan dan pemanfaatan aset daerah yang selama ini terbengkalai. Ia menyebutkan setidaknya ada tiga aset provinsi yang belum digunakan secara optimal.
“Kami minta warga ikut aktif melaporkan jika mengetahui ada aset yang ‘terbang’ atau tidak terdata,” ujarnya.
Elvi juga menyinggung kondisi perekonomian daerah yang kian lesu akibat ketergantungan pada sektor pertambangan, khususnya timah. Ia menekankan perlunya diversifikasi ekonomi melalui pengembangan sektor lain, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan asli daerah.
Paparan teknis disampaikan oleh Kabid BMD Badan Keuangan Daerah, Hasril, yang menjelaskan mekanisme pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD). Ia menyampaikan bahwa aset yang menganggur dapat disewakan kepada BUMN, swasta, maupun perorangan sesuai prosedur yang berlaku.
Dalam sesi tanya jawab, warga mengeluhkan berbagai permasalahan infrastruktur di wilayah Kampung Ulu, seperti selokan yang hampir roboh dan sering menyebabkan banjir, serta minimnya lampu penerangan jalan.
Menanggapi hal itu, Elvi berjanji akan segera berkoordinasi dengan Bupati terpilih serta dinas terkait untuk mencarikan solusi.
“Masalah banjir dan penerangan akan kami tindak lanjuti bersama instansi terkait,” tegasnya. (*/red)













