BANGKA, DAN – Sebanyak 473 mahasiswa dari 16 kelas dan 3 Program Studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bangka Belitung (FEB UBB) melaksanakan kegiatan bertajuk “Gi Maen Ke Kampus Kite” pada Jumat, 16 Mei 2025. Mengusung tema “Kampus Kite: Bangun Peradaban, Jaga Budaya”, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Project Based Learning (PBL) pada mata kuliah penciri universitas, yaitu UBB dan Keunggulan Peradaban.
Kegiatan dipusatkan di pelataran Taman FEB dan Gedung Rektorat UBB, serta diampu oleh 11 dosen dari tim MKWK FEB. Mahasiswa menampilkan berbagai hasil karya seni dan edukasi budaya seperti parade kebudayaan, flashmob, kabaret, tarian tradisional, hingga musikalisasi puisi yang mengangkat tujuh kearifan lokal dari kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Rektor UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., menyampaikan bahwa mata kuliah ini merupakan inovasi penting dalam memperkuat identitas mahasiswa sebagai generasi berbudaya yang menghargai keberagaman lokal.
“Ke depan, mata kuliah ini dapat menjadi penguat jati diri mahasiswa dan membentuk karakter bangsa yang menghargai budaya,” ujarnya dalam sambutan.
Antusiasme tinggi juga datang dari civitas akademika UBB, termasuk pimpinan universitas, LPMPP, dosen, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kepala LPMPP UBB, Dr. Nizwan Zukhri, S.E., M.M., menegaskan pentingnya pelaksanaan PBL secara berkelanjutan.
“Jika memungkinkan, ke depan seluruh program studi dapat dilibatkan dalam kegiatan seperti ini,” tuturnya.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari kurikulum Outcome Based Education (OBE) di UBB. Melalui pendekatan PBL, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga berkontribusi secara langsung kepada masyarakat, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Diharapkan, kampus dapat menjadi pusat inovasi, pertumbuhan ekonomi lokal, serta agen perubahan sosial di tengah masyarakat. (*/ubb.ac.id)













