PANGKALPINANG, DAN – Pemerintah Kota Pangkalpinang menunjukkan komitmennya dalam menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat dengan menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin pagi (14/4).
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, Drs. Juhaini, hadir mewakili Pemerintah Kota bersama sejumlah pejabat teknis terkait, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Jumadi. Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekjen Kemendagri, Komjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., dan diikuti oleh kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Dalam rapat tersebut, Kemendagri menekankan pentingnya langkah konkret untuk menekan laju inflasi daerah, termasuk menjaga pasokan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok, mengoptimalkan program bantuan sosial, serta mendorong kolaborasi lintas sektor termasuk dengan TNI dan Polri.
Menanggapi hal tersebut, Juhaini menegaskan bahwa Pemkot Pangkalpinang akan terus memperkuat sinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Forkopimda guna memastikan kelancaran distribusi barang serta mengawasi perkembangan harga di pasar-pasar tradisional.
“Menjelang Idul Fitri, kami fokus pada stabilitas harga dan ketersediaan barang pokok. Kami akan lakukan pemantauan langsung dan inspeksi ke lapangan untuk memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga,” ujar Juhaini.
Langkah-langkah tersebut juga akan dilengkapi dengan evaluasi mingguan dan pelaporan perkembangan harga melalui dashboard nasional yang dikembangkan oleh Kemendagri dan BPS.
Keikutsertaan aktif Pangkalpinang dalam Rakor ini menjadi bagian dari upaya nyata menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional. (red)













