BELITUNG, DAN – Pembagian kartu BPJS Ketenagakerjaan bagi pelaku UMKM yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) berlanjut ke Kabupaten Belitung. Sebanyak 426 pelaku UMKM di wilayah tersebut resmi menerima manfaat program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang difasilitasi pemerintah daerah.
Gubernur Babel Hidayat Arsani hadir langsung untuk menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat. Ia didampingi Plt Kepala Koperasi UMK Babel Arie Primajaya, Bupati Belitung Djoni Alamsyah, unsur Forkompimda, Lurah, Camat, Kepala UPT/Cabdin/KPH, serta para Kepala Desa.
Dalam sambutannya, Gubernur Hidayat menegaskan bahwa Pemprov Babel memiliki komitmen kuat untuk memastikan setiap pekerja—baik di sektor formal maupun informal—mendapatkan perlindungan jaminan sosial. “Perlindungan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjaga kesejahteraan pekerja dan keluarganya dari berbagai risiko kerja yang mungkin terjadi, wujud nyata perlindungan jangka panjang. Kami berharap para pekerja dapat lebih memahami manfaat program ini dan ikut serta menjaga keberlanjutannya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa program BPJS Ketenagakerjaan yang didukung Pemprov Babel terbukti memberikan manfaat signifikan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) hingga Jaminan Kematian (JKm). “Melalui acara hari ini, kita mempertegas komitmen bersama bahwa setiap pekerja di Babel berhak atas rasa aman, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih produktif dan sejahtera,” imbuhnya.
Gubernur Hidayat memaparkan bahwa tahun ini Pemprov Babel memfasilitasi 3.750 pelaku UMKM sebagai penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah tersebut tersebar di empat kabupaten, yakni 426 UMKM di Belitung, 1.959 UMKM di Bangka, 830 UMKM di Bangka Tengah, dan 535 UMKM di Bangka Barat.
“Jumlah ini merupakan lanjutan dari pembagian BPJS Ketenagakerjaan yang dilaksanakan di tahun 2023 bagi UMKM di Pangkalpinang, Belitung Timur, dan Bangka Selatan. InsyaAllah pada tahun 2026 jumlah penerima manfaat akan kita naikkan menjadi dua kali lipat dari tahun ini,” ujarnya.
Pemprov Babel, lanjutnya, akan terus memperkuat kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Upaya tersebut mencakup perluasan sosialisasi dan memastikan seluruh pekerja tanpa terkecuali memiliki akses yang sama terhadap jaminan sosial. “Kami juga memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas sinergi yang terjalin selama ini. Berbagai inovasi, percepatan layanan, serta perluasan kepesertaan terus kita dorong agar semakin banyak pekerja yang terlindungi, termasuk pekerja rentan, pelaku UMKM, nelayan, petani, dan pekerja sektor informal lainnya,” tutupnya.














