PEKAN perdana Serie A 2024/25 menghadirkan cerita berbeda bagi dua tim besar Italia. Napoli, sang juara bertahan, mengawali musim dengan kemenangan meyakinkan atas Sassuolo. Sementara itu, AC Milan harus menelan kekalahan mengejutkan di San Siro saat menjamu tim promosi Cremonese.
Napoli Tampil Meyakinkan di Reggio Emilia
Napoli membuka musim dengan kemenangan 2-0 atas Sassuolo di Reggio Emilia. Scott McTominay membuka skor lewat sundulan setelah menerima umpan silang dari Matteo Politano, sebelum Kevin De Bruyne menandai debut resminya di Serie A dengan gol indah di babak kedua.
Pelatih Antonio Conte puas dengan penampilan timnya.
“Kami memulai dengan mentalitas yang tepat dan langsung menunjukkan karakter yang ingin kami perlihatkan. Ini adalah awal yang positif,” ujar Conte.
Mengenai kehadiran De Bruyne, Conte berusaha mencari formula terbaik agar Kevin bisa menyatu dengan tiga gelandang yang musim lalu menjadi kunci scudetto, tanpa kehilangan keseimbangan tim.
De Bruyne sendiri mengaku gembira bisa mencetak gol perdananya.
“Saya senang dengan gol ini, tetapi yang lebih penting adalah kemenangan tim. Saya tahu sepak bola Italia berbeda dengan Premier League, jadi saya harus beradaptasi untuk membantu tim lebih banyak,” kata gelandang Belgia itu.
McTominay juga menegaskan tekadnya melanjutkan performa musim lalu.
“Saya ingin kembali dengan intensitas yang sama. Kemenangan ini baru langkah awal, kami harus terus rendah hati dan bekerja keras,” ujarnya.
Milan Dikejutkan Cremonese di San Siro
Berbeda dengan Napoli, AC Milan justru mengawali musim dengan langkah terseok. Tim asuhan Massimiliano Allegri kalah 1-2 dari Cremonese yang baru promosi.
Baschriotto membawa tim tamu unggul lebih dulu, sebelum Pavlović menyamakan kedudukan. Namun, Bonazzoli menjadi penentu dengan gol spektakuler yang memastikan kemenangan Cremonese di San Siro.
Permainan Milan dinilai kurang intens dan minim kreativitas. Mereka beberapa kali kehilangan bola, terutama di babak pertama, dan gagal membongkar pertahanan rapat lawan.
“Ini jelas bukan awal yang kami inginkan, tetapi satu kekalahan tidak akan meruntuhkan ambisi kami. Kami harus lebih cair dalam membangun serangan dan lebih efektif di kotak penalti,” demikian evaluasi internal tim.
Catatan Awal Musim
Dua laga ini menunjukkan kontras nasib dua raksasa Serie A. Napoli melanjutkan tren positif sebagai juara bertahan dengan semangat baru, sementara Milan dipaksa bekerja keras sejak awal setelah tumbang di kandang sendiri.
Pada pekan berikutnya, Napoli akan berusaha mempertahankan tren positif, sementara Milan dituntut bangkit saat melawan Lecce dan Bologna. Detail kecil dan konsistensi akan menjadi kunci perjalanan panjang musim ini. (*/sscnapoli.it/acmilan.com)













