BANGKA, DAN – Permintaan pembangunan gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 dan pagar sekolah SD Merawang menjadi sorotan utama dalam kegiatan reses Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Maryam, di Desa Jade Bahrin, Kabupaten Bangka, Sabtu (17/5). Reses yang berlangsung di Kantor Desa Jade Bahrin ini dihadiri warga, nelayan, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kesra, dan Bappeda.
Selama sesi dialog, warga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan fasilitas pendidikan. Salah satu usulan yang mengemuka adalah pembangunan gedung dan fasilitas pendukung untuk MAN 2 yang dinilai sangat penting untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di daerah tersebut.
Permohonan pembangunan pagar sekolah dan sumur bor SD Merawang juga disampaikan. Sekolah tersebut sudah berdiri sejak tahun 1969, namun hingga kini belum memiliki pagar sekolah. Ini tentu berpengaruh terhadap keamanan lingkungan sekolah.
Maryam menyambut baik seluruh aspirasi masyarakat dan berkomitmen untuk memperjuangkannya melalui jalur legislatif. Ia menegaskan bahwa setiap masukan dari masyarakat akan menjadi prioritas dalam perjuangan kebijakan di tingkat provinsi. Termasuk, dia menyoroti pentingnya pendidikan berbasis keterampilan untuk menciptakan generasi muda yang mandiri dan siap bersaing.
“Saat ini kita perlu mendorong anak-anak untuk memilih pendidikan berbasis keterampilan agar bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dan berdaya saing tinggi,” ujar Maryam.
Selain pendidikan, isu lain yang turut dibahas dalam reses ini meliputi ketenagakerjaan, kesejahteraan sosial, serta akses terhadap layanan kesehatan. Maryam menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan. (*/red)













