BangkaDaerah

Keluhan Petani Paya Benua dalam Reses Himmah Olivia dan Rustamsyah: Masalah Harga dan Keterbatasan Alat Pertanian Jadi Sorotan

×

Keluhan Petani Paya Benua dalam Reses Himmah Olivia dan Rustamsyah: Masalah Harga dan Keterbatasan Alat Pertanian Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

BANGKA, DAN  – Dua anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Himmah Olivia dan Rustamsyah melakukan kunjungan kerja ke Desa Paya Benua dalam rangka masa reses pada Sabtu (17/5). Kunjungan ini menjadi ajang penyerapan aspirasi langsung dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kelompok tani setempat.

Dalam pertemuan yang digelar di Balai Desa Paya Benua, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan dan harapan, khususnya terkait sektor pertanian dan pengembangan usaha kecil yang menjadi penopang ekonomi desa. Permasalahan utama yang mencuat meliputi keterbatasan akses terhadap alat pertanian modern, lemahnya pendampingan teknis, dan fluktuasi harga komoditas seperti cabe dan karet.

Rustamsyah dalam penyampaiannya menekankan pentingnya peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam meningkatkan kapasitas petani.

“Keberadaan PPL sangat vital untuk mendampingi Gapoktan dan Poktan dalam meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Sementara itu, Himmah Olivia memilih berdialog langsung dengan warga. Ia menerima berbagai masukan mulai dari kendala administrasi pengajuan proposal bantuan alat pertanian hingga ketidakpastian harga hasil panen yang berdampak pada pendapatan petani.

Kepala Desa Paya Benua dalam sambutannya mengungkapkan bahwa UMKM di desanya terus berkembang, namun sektor pertanian masih menghadapi banyak tantangan struktural dan teknis.

Kunjungan ini menjadi bukti keterlibatan langsung wakil rakyat dalam mendengar dan merespons persoalan masyarakat. Diharapkan, sinergi antara pemerintah desa, DPRD, dan masyarakat dapat melahirkan solusi nyata dan berkelanjutan untuk kemajuan Desa Paya Benua. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *